Umumkan Lockdown, Presiden Ghana: Kami Tahu Cara Pulihkan Perekonomian Kembali

  • Bagikan
Umumkan Lockdown, Presiden Ghana: Kami Tahu Cara Pulihkan Perekonomian Kembali

Ngelmu.co – Virus Corona yang merebak di dunia, membuat sejumlah negara memutuskan untuk melakukan lockdown, atau mengunci sementara wilayahnya.

Umumkan Lockdown, Presiden Ghana: Kami Tahu Cara Pulihkan Perekonomian Kembali

Setelah beberapa negara telah melakukan kebijakan ini, agar memutus rantai penyebaran Corona, kini giliran pemerintah Ghana mengumumkan lockdown selama dua pekan di dua wilayah utama negeri tersebut.

Hal ini diumumkan secara parsial oleh Presiden Ghana, Nana Afuko Addo pada Jumat (27/3/2020) lalu. Dalam pidatonya tersebut ia mengatakan, apa yang dilakukan merupakan bagian dari sumpahnya ketika ia dilantik menjadi Presiden pada 7 Januari 2017 lalu.

Tugasnya adalah untuk melindungi rakyatnya. Dengan begitu, ia akan melakukan tugas tersebut dengan beberapa langkah yang dipersiapkan guna menghentikan penyebaran virus Corona yang kian hari semakin mengkhawatirkan.

Langkah ini diumumkan seiring adanya 137 kasus terkonfirmasi Corona, termasuk empat kematian. Terelebih, saat ini, ada beberapa kota yang telah menjadi pusat penyebaran virus Corona di Ghana di antaranya Accra, Tema, Kasoa, dan Kumasi.

“Meskipun dapat dikatakan bahwa jumlah infeksi kami masih, relatif, rendah, jika kami bertindak sekarang, kami bisa memiliki peluang untuk mencegah peningkatan jumlah kasus,” ujar Akufo Addo.

Dengan begitu lockdown akan diberlakukan mulai Senin (30/3/2020) pukul 1.00 waktu setempat.

“Di bawah UU Pembatasan Perbatasan 2020 (UU 1012), pembatasan pergerakan orang-orang di Greater Accra Metropolitan Area (GAMA, yang mencakup Awutu Senya East), dan Greater Kumasi Metropolitan Area serta distrik-distrik yang berdekatan, beralku utnuk jangka waktu dua minggu, dan dapat ditinjau.”

Ketika lockdown sudah mulai diberlakukan, semua orang yang tinggal di aderah-daerah tersebut harus tetap tinggal di rumah selama dua pekan. Terkecuali jika ada urusan yang mendesak, seperti membeli makan, obatan-obatan, atau ke bank.

Baca Juga: Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Parpol Pendukung Jokowi Desak Lockdown Jakarta

Tak hanya itu, semua kendaraan umum dan bisnis yang melintas dan tidak diperlukan, juga akan dihentikan selama masa lockdown.

Dalam pidato tersebut, Akufo Addo juga akan melakukan serangkaian langkah untuk menstimulus ekonomi di mana Bank of Ghana memprediksi pertumbuhan PDB untuk 2020 akan menjadi yang terburuk.

“Saya yakinkan Anda, bahwa kami tahu apa yang harus dilakukan untuk menghidupkan kembali perekonomian. Apa yang kita tidak tahu adalah bagaimana melakukannya adalah untuk menghidupkan kembali orang,” ungkapnya.

“Karena itu, kami akan melindungi kehidupan orang lain, kemudian mata pencaharian mereka,” lanjut Akufo Addo.

  • Bagikan