Ada Usul untuk Kementerian BUMN dan Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir Komisaris

Ngelmu.co – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pada Kamis (15/7) lalu, menggelar ‘Akhlak Award’ untuk pertama kalinya.

Sekilas informasi, ‘Akhlak’ merupakan akronim dari kata amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Sejak 1 Juli 2020, keenam poin tersebut menjadi nilai dasar [core values] yang harus dimiliki oleh seluruh BUMN.

Maka akun Twitter dengan lebih dari 22 ribu pengikut, @NephiLaxmus, pun memberi usul kepada Kementerian BUMN dan Erick Thohir [menteri terkait].

Ia mengunggah potret tiga komisaris, sekaligus berharap, ketiganya mendapat ‘BUMN Akhlak Award’.

“Usul kepada @KemenBUMN @erickthohir, untuk menganugerahi ‘BUMN Akhlak Award’ kepada tiga tokoh dengan prestasi luar biasa dan integritas tanpa cela ini.”

Demikian tulis NephiLaxmus, Jumat (6/8) pagi. Lantas, siapa ketiga sosok yang ia maksud? Mereka adalah:

  1. Komisaris Independen PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Kemal Arsjad;
  2. Eks Wakil Komisaris Utama dan Independen di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Ari Kuncoro; dan
  3. Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda [anak usaha dari BUMN PT Pupuk Indonesia] Izedrik Emir Moeis.

NephiLaxmus, menyebut ketiganya tanpa pamrih memajukan kinerja BUMN. “Dalam koridor Akhlak.”

Kemal Arsjad

Nama Kemal Arsjad menjadi perhatian banyak pihak, karena cuitan di akun Twitter pribadinya, Juni lalu.

Pada Sabtu (26/6), Komisaris Independen PT Askrindo itu mengomentari sebuah berita.

Isinya melampirkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang menyebut rumah sakit di Ibu Kota, masih mampu menampung pasien Covid-19.

Judul beritanya, ‘Anies: RS di DKI Masih Mampu Tampung Pasien Covid-19’.

Melalui akun @kemalarsjad [akun yang kini sudah bukan lagi berada di bawah pengawasannya], ia pun berkicau, “Halah… B*ngs*t bener lah nih orang. Kalo ketemu gw ludahin mukanya…!!!”

Tak berselang lama, cuitannya tersebut pun langsung viral di media sosial.

Para pengguna media sosial tak habis pikir, mengingat posisinya sebagai komisaris di salah satu perusahaan pelat merah.

Namun, ternyata, cuitan kasar Kemal kepada Anies, tidak hanya sekali.

Banyak warganet yang membongkar ke permukaan, tulisan-tulisan Kemal di akun yang sama, sejak Januari 2020 lalu.

Selengkapnya, baca di:

Persoalan ini pun membuat Ngelmu, mencoba untuk melihat laman resmi Askrindo, yakni askrindo.co.id.

Pada bagian ‘Tentang Kami’, terdapat keterangan ‘Akhlak’–sebagaimana tagline yang Erick Thohir usung–lengkap dengan, #AskrindoberAKHLAK.

Pertanyaannya, apakah rentetan cuitan salah satu komisaris independen Askrindo, Kemal, sejalan dengan tagline mereka?