Giorgi P Nikolaos Kakavelakis Lela K Lyon

Bukan Teroris, Pelaku Tembak Pendeta di Prancis karena Perselingkuhan

Diposting pada 195 views

Ngelmu.co – Sebelumnya, berbagai media melabeli penembakan terhadap pria berusia 52 tahun, yakni Nikolaos Kakavelakis–pendeta Gereja Orthodoks Yunani–di Lyon, Prancis, sebagai serangan teroris.

Tetapi faktanya, berdasarkan rilis media setempat, Le Parisien, 7 November 2020, tidak demikian.

Aparat berhasil menangkap pelaku, yakni pria berusia 40 tahun, bernama Giorgi P (GP).

Jaksa Nicolas Jacquet, dari Kejaksaan Prancis, kemudian mengungkapkan, jika permasalahan ini berangkat dari perselingkuhan.

Wanita berusia 35 tahun, bernama Lela K, istri dari GP, kedapatan berselingkuh dengan Kakavelakis.

Setelah Kakavelakis, sadar dari koma, Rabu (4/11), yang bersangkutan memberi informasi tentang peristiwa tersebut.

Ia, mengaku banyak memiliki kisah asmara dengan kaum hawa.

Berangkat dari pengakuan itu, polisi menyebut kecemburuan GP, menjadi motif dari insiden penembakan.

Aparat mengamankan pria berkewarganegaraan Georgia, itu, di kediamannya, Lyon, Jumat (6/11) lalu.

Peristiwa terjadi pada 31 Oktober 2020, saat Kakavelaki, sedang menutup gerejanya.

GP yang berpakaian serba hitam, melepas dua kali tembakan, hingga menyebabkan Kakavelakis, terluka parah pada bagian perut.

GP, kabur tanpa mengutarakan ancaman atau tuntutan apa pun.

Baca Juga: Bukan Hanya Muslim, Umat Kristen Timur Tengah juga Kecam Macron

Meski membenarkan perselingkuhannya dengan Kakavelakis, LK, mengaku tidak mengetahui rencana penembakan GP.

Kakavelaki, saat ini masih dalam masa pemulihan pasca bedah.

Satu bulan sebelum peristiwa, Kakavelakis, sudah mengumumkan jika ia, akan mengundurkan diri dari gereja.

Meski menembak dengan sadar, GP, mengaku tidak berniat membunuh Kakavelakis.

Langkah itu ia ambil, tak lain karena kesal, istrinya berselingkuh.

Sebagai informasi, GP dan LK, memiliki dua anak laki-laki berusia 4 dan 1 tahun.

“Mereka adalah pasangan yang tidak pernah terlihat bermasalah. Orang-orang yang sangat baik,” akuan tetangga yang tak disebutkan namanya.

“Mereka pasangan yang serasi, merawat anak-anaknya dengan baik,” tambah tetangga lainnya menutup pembicaraan.