Soal Karantina Mandiri Mulan Jameela, Politikus NasDem Membela: DPR Itu Setara Presiden

  • Bagikan
Hillary Bela Mulan Jameela

Ngelmu.co – Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai NasDem, Hillary Brigitta Lasut; membela anggota Komisi VII DPR Fraksi Partai Gerindra, Mulan Jameela.

Berawal dari nama suami Mulan yang juga musikus Tanah Air, Ahmad Dhani, trending di media sosial Twitter.

Warganet membicarakan dugaan, keluarga mereka tidak menjalankan karantina sepulang dari Turki, awal Desember 2021.

Satgas Covid-19 juga harus menuai kritik karena dinilai memberikan keistimewaan.

Pasalnya, sebagai anggota DPR, Mulan dapat menjalani karantina mandiri setibanya dari luar negeri.

Sementara masyarakat umum, mesti menjalani karantina 10 hari, di tempat yang disiapkan ataupun di hotel [biaya ditanggung pribadi].

Namun, Hillary membela Mulan. “Dilihat dari sudut pandang hukum, DPR itu setara presiden, kalau dalam pembagian kekuasaan.”

“Tidak masuk akal dan tidak etis, kalau presiden karantina di Istana Bogor, terus DPR RI karantina di Wisma Atlet.”

Demikian menurut Hillary, Senin, 13 Desember 2021, seperti Ngelmu kutip dari Kumparan.

Jika hanya eksekutif yang mendapat perlakuan khusus–misalnya presiden–sementara lembaga yang mengawasi kinerja presiden tidak mendapat perlakuan setara, menurutnya, wibawa [kelembagaan pengawas kinerja presiden] berpotensi makin dianggap remeh.

“Kalau wibawa kelembagaan tidak dijaga, bagaimana bisa dihargai saat meminta pertanggungjawaban dari para mitra?”

“Ingat, wakil rakyat itu diberikan kepercayaan untuk mengawasi kinerja presiden dan kinerja yudikatif,” tegas Hillary.

Lebih lanjut soal keluarga Mulan yang juga menjalani karantina secara mandiri, Hillary menganggapnya sama dengan keluarga presiden.

Jika ikut kunjungan ke luar negeri, keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga karantina mandiri.

Terlebih, tidak ada larangan karantina mandiri sekeluarga, dalam satu kamar atau tempat.

“Jadi, tidak ada yang berbeda, dan tidak ada yang istimewa sebenarnya, apabila dari sudut pandang aturan.”

“Sehingga keluarga Mbak Mulan, karantina di rumah juga tidak dilarang,” jelas Hillary.

“Standar saya, aturan, karena saya background hukum,” sambungnya.

“Segala hal tidak melanggar hukum, tidak akan saya salahkan, dan dalam kasus Mbak Mulan ini, tidak ada aturan yang dilanggar olehnya,” pungkas Hillary.

Baca Juga:

Sebagai perbandingan, Presiden Jokowi menjalani karantina mandiri 3 hari di Istana Kepresidenan Bogor.

Pihaknya tiba di Indonesia pada 5 November 2021, usai kunjungan kerja sepekan [ke Italia, Skotlandia, dan Uni Emirat Arab].

Di saat itu, belum muncul Covid-19 varian Omicron, jadi aturan karantina mandiri belum 10 hari.

Berbeda dengan yang viral di media sosial.

Warganet mengaku memergoki Mulan dan keluarga jalan-jalan ke Pondok Indah Mall (PIM), sebelum selesai karantina 10 hari [padahal aturan sudah berlaku].

Kata Sekjen DPR

Sekjen DPR Indra Iskandar bilang, Mulan Jameela berangkat ke Turki, dalam rangka dinas.

“Iya, ada acara kedinasan,” tuturnya, Senin, 13 Desember 2021.

Indra kemudian menjelaskan, Mulan berangkat ke Turki, dalam rangka fungsi pengawasan DPR.

Tercantum dalam UU MD3, tiga fungsi DPR adalah pengawasan, legislasi, dan penganggaran.

“Kunjungan kerja, pengawasan dan diplomasi parlemen, yang berkaitan dengan Komisi VII,” kata Indra.

Namun, ia belum merinci agenda pengawasan yang dilakukan oleh Mulan. Termasuk jumlah anggota DPR lain yang berangkat.

Di sisi lain, Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto, sebelumnya menyebut bahwa anggota DPR adalah pejabat setingkat menteri.

Artinya, mereka boleh menjalani karantina mandiri, sepulang dari luar negeri.

“Pejabat negara setingkat menteri, anggota dewan, ini juga apabila kembali dari luar negeri, memang mendapat fasilitas karantina mandiri.”

“Artinya, karantina mandiri itu tidak ditempatkan di hotel atau di tempat-tempat yang disediakan.”

Begitu kata Suharyanto, dalam rapat di Komisi VIII DPR.

“Jadi, selama 10 hari, ya, diharapkan enggak ke mana-mana, ada batasannya yang sudah kami sampaikan lewat Surat Edaran.”

“Kalau ada yang melanggar, ini kasuistis,” sebut Suharyanto.

Akuan Warganet

Persoalan karantina Mulan ini ketahuan setelah akun @adamdenigrk, membeberkan kronologi dugaan kaburnya keluarga yang bersangkutan.

Adam mendapat pesan langsung [DM] dari warganet yang mengaku bertemu dengan Mulan, Ahmad Dani, dan semua anak-anak mereka di Capadocia, Turki, pada 2 desember 2021.

Berikut pernyataan warganet kepada Adam:

Saat itu, saya satu bus dengan keluarga beliau, dijemput dari hotel menuju ke tempat naik balon udara.

Saya tiba kembali ke Jakarta pada tanggal 5 Desember 21. Sesuai dengan peraturan pemerintah, saya pun menjalani karantina 10 hari.

Hari ini, hari ke-7 karantina saya, tetapi pada tgl 9 Desember 2021, teman saya memberi informasi.

Kalau temannya itu bertemu dengan Mulan Jameela dan Ahmad Dani di Mall Pondok Indah.

Dan pada hari yang sama. Anaknya, Al-Ghazali dengan pacarnya, nonton di bioskop.

Dan pada hari Sabtu, 11 Desember 2021, Al, El, Dul, naik helikopter keliling Jakarta, yang disponsori oleh 3second.

Silakan saja hitung. Kalaupun mereka landing di Jakarta tanggal 3 Desember 2021, apakah tanggal 9 Desember 2021, sudah selesai karantinanya?

Netizen Jawab Hillary

Kembali ke pernyataan Hillary yang membela Mulan, dengan menyebut DPR setara presiden.

Mendapati pernyataan tersebut, netizen menjawab.

Pengguna Twitter @FukusimaX, misalnya. Ia bilang, “Lebih tidak masuk akal lagi, rakyat mati-matian, wakilnya rakyat mau enaknya saja.”

“Oh, ini si anggota dewan paling muda yang minta ajudan TNI, ya?,” sahut @akuluthfi.

Sementara @tintonzz, bertanya. “Aturan dibuat hanya untuk rakyat biasa, ya? Untuk selain itu, enggak berlaku?”

Sedangkan @arifnur, coba memahami pernyataan Hillary.

“Namanya juga wakil rakyat, jadi mewakili hal -hal yang rakyat tidak bisa melakukan :),” sindirnya.

“Secara kedudukan sih benar, secara kecerdasan berpikir nanti dulu,” kata @dkurniawan.

  • Bagikan
ngelmu.co