Dikenal Sebagai Pendeta, Abraham Ben Moses Minta Menag Hapus 300 Ayat Qur’an

  • Bagikan
Pendeta Hapus Ayat Qur'an

Ngelmu.co – Saifuddin Ibrahim adalah seorang murtadin yang berganti nama menjadi Abraham Ben Moses.

Pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), 26 Oktober 1965, itu kini dikenal sebagai seorang pendeta.

Abraham mengaku lahir dari keluarga muslim. Ia juga menyebut sang ayah sebagai guru agama Islam.

Sementara pamannya, diklaim sebagai pendiri Muhammadiyah di Bima.

Begitu juga sang mertua, yang menurut Abraham adalah tokoh Islam di Jepara.

Setelah lulus SMA, ia melanjutkan kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Ushuluddin jurusan Perbandingan Agama.

Lalu, ia mengajar di Pesantren Darul Arqom Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Pada 1999, Abraham mulai mengajar NII Al-Zaytun Panji Gumilang di Haurgeulis Indramayu.

Setelah murtad dan menjadi pendeta, Abraham telah membaptis ribuan orang.

Menurutnya, jumlah spesifik adalah sebanyak 150 orang per bulan.

Pada 5 Desember 2017, Abraham ditangkap atas dakwaan ujaran kebencian. Ia pun menerima vonis 4 tahun penjara.

Penjabaran di atas, Ngelmu kutip dari kanal YouTube Saifuddin Ibrahim, Selasa (15/3/2022).

Minta Menag Hapus 300 Ayat Qur’an

Kini, mantan terdakwa itu kembali menjadi perhatian, karena salah satu video yang terunggah di kanal YouTube Saifuddin Ibrahim pada 5 Maret 2022.

Bertajuk ‘Ir Soekarno: 15L4M S0NT0L0Y0 = MU5L1M K4DRUN? GUS YAQUT TERUSLAH BERSUARA‘.

Dalam video berdurasi 15:44 itu, Abraham meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk menghapus 300 ayat dari Al-Qur’an Indonesia.

Berikut pernyataannya:

Bahkan, kalau perlu, Pak, 300 ayat yang menjadi pemicu hidup intoleran, pemicu hidup radikal…

Dan membenci orang lain karena beda agama, itu di-skip, atau direvisi, atau dihapuskan dari Al-Qur’an Indonesia.

Ini sangat berbahaya sekali.

Saya melihat, pemerintah Cina itu menghapus Al-Qur’an, ayat-ayat yang kasar, itu dari Al-Qur’an Cina.

Sehingga tidak ada satu bangsa Uighur pun, muslim Uighur itu yang menjadi teroris di sana.

Ini yang menjadi perhatian saya, agar ayat-ayat Al-Qur’an yang keras itu tidak diajarkan di pesantren, ataupun madrasah-madasrah di seluruh Indonesia.

Merevisi semua kurikulum itu, agar tidak menghancurkan bangsa kita.

Karena mereka, ya, kalau sudah kena radikal, itu, apa saja yang di depan mereka, mereka labrak, mereka mau menghancurkan dirinya sendiri.

Padahal kita sadari, selama ini, semua teroris itu datangnya dari pesantren.

Tidak ada teroris itu datang dari sekolah Kristen, enggak mungkin.

@ngelmuco #Viral video #SaifudinIbrahim alias Abraham Ben Moses, yang meminta #MenteriAgama #YaqutCholilQoumas untuk menghapus 300 ayat dari #AlQuran #Indonesia ♬ Istighfar – Aura

Abraham juga mengaku, sudah berulang kali menyampaikan pesannya kepada Menag.

“Dan ini adalah menteri agama yang saya kira, toleransi dan damai tinggi terhadap minoritas,” tuturnya, masih dalam video yang sama.

Abraham juga berharap, Menag Yaqut, tidak takut kepada pihak yang menentang.

Sebab, menurutnya, Yaqut merupakan seorang panglima Banser yang senantiasa siap dijaga oleh para anggotanya; di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

 

  • Bagikan