Berita  

Pengakuan Sopir Truk Pemicu Tabrakan di Gerbang Tol Halim Utama

Tabrakan Gerbang Tol Halim

Ngelmu.co – Viral video yang memperlihatkan sopir truk pemicu kecelakaan di Gerbang Tol (GT) Halim Utama, sedang diinterogasi oleh polisi bernama Rahman.

Dalam interogasi tersebut, sopir berinisial MI (18) yang tengah berada di rumah sakit itu mengaku siap bertanggung jawab.

Awalnya, MI menjelaskan rangkaian peristiwa yang ia alami, sebelum kecelakaan di GT Halim Utama.

Kepada polisi, ia mengaku dikerjai. Menurutnya, tali gas truk yang ia bawa, dicopot oleh seseorang saat ia makan; sebelum masuk ke tol.

“Saya ketemu mobil pribadi. Mobil saya di pom itu dikerjain sama orang, tali gasnya dicopotin,” klaim MI.

Ia mengaku kembali memasang tali gasnya. Namun, saat itu truknya tidak bisa digas.

“Begitu saya pasang tali gas itu, jadi gas itu enggak bisa disetel lagi, enggak tahu apanya.”

“Saya enggak kuat ngangkat lagi, minta digas saja ‘kan, saya mau nyariin orang itu. Saya tanggung jawab semuanya.”

Polisi kemudian menanyakan, apakah sebelum kecelakaan di GT Halim, MI menyerempet mobil lain.

Namun, MI menjawab tidak.

“Terus mendekati gerbang itu, kecepatanmu itu enggak bisa direm?” tanya polisi yang dijawab ‘iya’ oleh MI.

“Kecepatan tinggi?” polisi kembali bertanya.

“Iya,” jawab MI sembari mengangguk.

Mengaku Siap Tanggung Jawab

Polisi kemudian menanyakan fungsi rem truk kepada MI.

MI mengaku, “Ya, berfungsi. Berfungsi, tapi, ya, nyerempet mobilnya, Pak.”

“Nyerempetnya di mana? Pas di gerbang tol?” tanya polisi.

MI kemudian menjawab pertanyaan polisi berputar-putar.

Ia kembali menjelaskan peristiwa awal saat dirinya ‘dikerjai orang’.

“Iya, pas keluar tol saya habis makan. Mau makan saya ‘kan kehabisan uang jalan, tapi yang punya warungnya itu enggak percaya, Pak.”

“Nah, saya bawa orang, ngeyel orangnya itu ‘kan, kabur dia ‘kan. Tali gasnya itu dicopot sama dia. Nah, orangnya itu kabur.”

“Kamu tahu yang copotin siapa?” tanya polisi.

“Tahu, itu nanti saya cariin, Pak. Saya suruh tanggung jawab dia,” kata MI.

Baca juga:

MI kemudian menjelasankan bahwa setelah makan, ia masuk ke tol.

Akhirnya, ia mengaku menyerempet mobil menjelang gerbang tol.

“Iya, maju mobil, kencang. Nah, mendekat gerbang tolnya, nyerempet mobil ‘kan, berhenti aku,” tutur MI.

Ia mengaku menyerempet mobil pribadi di bagian kiri, setelah itu ia menabrak mobil tersebut karena jengkel.

“Saya tabrak mobil itu, karena saya jengkel. Saya berani tanggung jawab, saya beli semua mobil itu,” kata MI.

Soal konfirmasi kebenaran video yang beredar ini, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman, belum memberikan jawaban.

Sebagai informasi, tabrakan beruntun terjadi di GT Halim pada Rabu (27/3/2024) pagi.

Tujuh kendaraan terlibat kecelakaan, dan empat orang dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka.

Jadi Tersangka

Saat ini, MI sudah diamankan oleh polisi, dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah [jadi tersangka], tapi penanganannya di Polda Metro.”

Demikian pernyataan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso di Mabes Polri, Kamis (28/3/2024).