Siswa SDIT Nur Hikmah Juara Lomba Matematika dan Sains Tingkat Dunia

  • Bagikan
Nawaf SDIT Nur Hikmah IMSO ke-17

Ngelmu.co – Sahadin Nawaf Alfelarizi [Nawaf] yang merupakan siswa dari SDIT [Sekolah Dasar Islam Terpadu] Nur Hikmah, Bekasi, Jawa Barat, berhasil menyabet juara ketiga pada lomba di bidang matematika dan sains tingkat dunia–International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-17.

“Nawaf, berhasil menjadi juara ketiga di IMSO ke-17,” kata Humas Nur Hikmah, Ustaz Agus Riwarman, mengutip situs Nur Hikmah, Senin (1/2).

Sebagai informasi, selain Indonesia, ada 14 negara lain yang mengikuti IMSO ke-17 ini [total 156 pelajar], di antaranya:

  1. Vietnam,
  2. Iran,
  3. Taiwan,
  4. Korea Selatan,
  5. Kazakhtan,
  6. Singapur,
  7. Uni Emirat Arab,
  8. Africa Selatan,
  9. India,
  10. Filipina,
  11. Bulgaria,
  12. Cina,
  13. Hong Kong, dan
  14. Malaysia.

Setiap negara, biasanya mengirimkan 12 siswa terbaik mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Nawaf yang menjadi salah satu perwakilan Indonesia ini masih duduk di bangku kelas 5 SDIT Nur Hikmah [anak dari Moch Robil dan Erlita Herdiantin].

“Nawaf memang sudah menunjukkan bakatnya sejak duduk di bangku kelas 1, SDIT Nur Hikmah,” ujar Ustaz Agus.

“Selalu meraih kemenangan beruntun dalam lomba matematika KMNR [Kompetisi Matematika Nalaria Realistik] se-Indonesia,” imbuhnya.

“Di KMNR 12, sampai KMNR 15, dan juga terus memperoleh medali berturut-turut, dalam ajang International SEAMO [Southeast Asia Mathematical Olimpiade],” lanjutnya lagi.

Baca Juga: MTQ Nasional XXVIII 2020, Sumbar Sabet Gelar Juara Umum

Delegasi Indonesia di IMSO ke-17 bidang Matematika ini, sambung Ustaz Agus, diwakili oleh Tim KPM [Klinik Pendidikan MIPA] yang sekaligus menjadi tuan rumah ajang tersebut.

Sebelum memilih 30 siswa terbaik di bidang Matematika, KPM lebih dulu melakukan penyeleksian.

Presiden Direktur KPM sekaligus Local Committee, Ridwan Hasan Saputra, mengatakan, meskipun digelar secara virtual, para peserta tetap mengerjakan soal di sebuah kertas.

Ada pula petugas serta kamera yang mengawasi seluruh peserta.

“Di sinilah nilai kejujuran yang sangat utama. Oleh karena itu, dalam event ini dan mana pun, kejujuran harus dijaga,” tegas Ridwan.

“Buat anak Indonesia, tetaplah bersemangat. Banyak peluang yang akan membuat kita menjadi lebih pintar dan lebih bisa memahami ilmu Matematika dan IPA,” sambungnya.

“Namun, yang lebih penting lagi, selain semangat belajar, tolong kejujuran dan karakter baik dipelihara,” tutup Ridwan.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta, agar para peserta menjadikan IMSO sebagai kompetisi positif, serta menjunjung sportivitas.

Erlita–ibu dari Nafwan–mengatakan bahwa persiapan anaknya di ajang ini begitu singkat.

“Alhamdulillah, Nawaf, bisa menjadi peringkat ketiga terbaik, dan mampu mendapat medali Bronze (perunggu),” tuturnya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala SDIT Nur Hikmah, Ustazah Rahayu Kusumastuti, dan Ketua Yayasan LPI Nur Hikmah, Mahmud Anis Baswedan, mengaku turut bangga dengan prestasi Nawaf.

“Kami akan terus berkomitmen, menghadirkan anak-anak bangsa melalui pendidikan berkualitas,” kata Anis.

“Yang akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang harum di dunia dengan akhlak Qur’an, dan prestasi-prestasi,” pungkasnya.

Terlepas dari prestasi ini, Nawaf, dikenal sangat mengidolakan Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi–ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi, dan geografi.

  • Bagikan
ngelmu.co