Tokoh Agama dan Pemuda Rawa Denok Ajak Warga Pilih Idris-Imam

  • Bagikan
Idris Imam Pilkada Depok

Ngelmu.co – Tokoh agama Rawa Denok, Depok, yakni Ustaz Syamsul Hadi, mengajak warga setempat untuk memilih pemimpin yang ahli di bidangnya; termasuk ilmu agama, pada Pilkada Serentak 2020.

“Kami mengimbau, kepada masyarakat Rawa Denok, pada khususnya, dan seluruh masyarakat Depok, agar ikhlas dan ridho, memilih Idris-Imam,” tuturnya.

“Mudah-mudahan, pilihan kita tidak salah, dan benar-benar di-ridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” sambung Ustaz Syamsul.

Ajakan senada juga disuarakan oleh tokoh pemuda Rawa Denok, Tori Muhammad.

“Alhamdulillah, Kota Depok, sudah memiliki sosok pemimpin yang alim, ahli di bidang ilmu agama,” ujarnya.

“Oleh karena itu, pada seluruh generasi muda, carilah pemimpin yang memang betul-betul ahli dalam bidangnya,” imbuh Tori.

“Terutama orang yang memiliki iman dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” lanjutnya, saat menyatakan dukungan kepada Idris-Imam.

Baca Juga: Andre Rosiade Optimis Gerindra Menangi Pilkada Sumbar, Warganet: Jan Berharap Padi Menguning Lagi

Sebagai informasi, pada September lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), resmi menetapkan dua pasangan calon yang akan maju di Pilkada Kota Depok.

Pradi Supriatna-Afifah Alia, sebagai pasangan nomor urut satu, dan Mohammad Idris-Imam Budihartono, di nomor urut dua.

Pradi-Afifah, diusung oleh PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, PAN, dan PSI.

Sementara Idris-Imam, maju bersama PKS, Demokrat, dan PPP.

Idris, merupakan kader PKS, sejak kali pertama maju bersama Pradi, di Pilkada 2015, dan terpilih.

Ia, sempat menjadi dosen di Universitas Islam Negeri (UIN), Syarif Hidayatullah Jakarta, selama 12 tahun, sampai 2010.

Kemudian menjadi Wakil Wali Kota Depok, mendampingi Nur Mahmudi Ismail.

Sedangkan Imam, adalah kader PKS tulen yang sejak 1999, tercatat saat menjabat sebagai Ketua F-PKS di DPRD Kota Depok.

Karier Imam, sebagai anggota parlemen, sejak 2004, naik ke tingkat Provinsi.

Terakhir, pada 2019, Imam, menjabat Ketua Komisi IV Bidang Pembangunan di DPRD Jawa Barat.

Sementara Pradi, merupakan kader Gerindra, yang juga pendamping Idris, pada 2015, sebagi Wakil Wali Kota Depok, dan Afifah, adalah kader PDI-P tulen.

Ia sempat maju di Pemilihan Legislatif DPR RI 2019, mewakili PDI-P, Dapil Jawa Barat IX. Namun, gagal mendapat kursi DPR.

  • Bagikan
ngelmu.co