Berita  

Warganet Menyayangkan Jika Faldo Maldini Benar ‘Loncat’ ke PSI

Faldo Maldini

Ngelmu.co – Belakangan ini, isu loncatnya Faldo Maldini dari PAN ke PSI, santer dibicarakan. Begitupun dengan warganet, di media sosial. Mereka mengaku, menyayangkan langkah politik yang diambil oleh Faldo.

Faldo Maldini ‘Loncat’ ke PSI?

Sebelumnya, politisi muda itu memang resmi mengundurkan diri dari Partai Amanat Nasional (PAN), per 3 Oktober 2019.

Salah satu alasannya, mantan Wakil Sekretaris Jenderal PAN itu, dikabarkan hendak mengikuti Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Barat (Pilkada Sumbar), tahun 2020.

Sebelum melayangkan surat pengunduran diri, Faldo sudah dua kali konsultasi dengan Ketum PAN, Zulkifli Hasan, dan tiga kali konsultasi dengan Sekjen PAN, Eddy Suparno.

Namun, warganet mengaku tak menyangka, karena pada baliho Faldo yang ada di sejumlah titik, di Kota Padang, tercantum logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Meski baik PSI maupun Faldo belum memberikan kepastian terkait isu ini, sebagian warganet sudah telanjur mengaku kecewa dengan keputusan Faldo.

Warganet Menyayangkan Keputusan Faldo

Faldo, Ernest, Tsamara, dan Dara, menyikapi sidang perdana gugatan UU Pilkada, tentang batas usia Calon Kepala Daerah.

Alwiya Doni: Bagaimana mungkin kami bisa untuk mempercayai Anda, jika Anda begitu mudahnya berpindah dari partai satu ke partai lainnya? Kami memilih pemimpin, tidak hanya karena pintarnya saja, tapi kami juga pilih yang berintegritas.

Juan: Pemuda yang tersesat.

Ady: Ada jurus kutu lompat kagak, Bro?

Bani Ara: Saya mah bodo amat, belum apa-apa sudah kutu loncat.

Ridho: Politik tidak bermartabat. Mendekati kepentingan sesaat, di tingkat kesetiaan yang sempit, ingin orang percaya kepadanya, bahwa ia mampu dipercaya. Padahal ia mempertontonkan sendiri, bahwa ia tidak bisa di percaya.

Mamat: Sebelum gugat ini itu, mending belajar dulu yang namanya atitude.

Syofyar: Den malu Jo ang, masuak PSI yang jole jole musuh syariat Islam, kapuyuak ang.

Yudi: Umur selaras dengan kematangan dalam mengambil kebijakan. Kalau masih jadi kutu loncat demi kekuasaan, tandanya lo belum matang, Do. Apalagi sampai masuk PSI, lo me-downgrade-kan diri lo sendiri.

Saifullah: Bang, apa sudah dipikir benar gabung sama @psi_id untuk jadi Sumbar 1? Nanti kalau kalah, pada bilang warga Sumbar terjangkit intoleransi.

Irman: Kami tak percaya pada anak muda yang sedari muda sudah tak punya idealisme dan konsistensi, apa yang bsa kita harapkan pada anak muda yang hanya mementingkan pragmatisme dan kutu loncat?

Firzy Rahman: Awal liat kau di stadion saat final all england, ketika the daddies menjadi champion, kemudian lihat kembali saat gebyar kampanye Pilpres. Aku cukup banyak berharap kau jadi politikus yang konsisten, tapi setelah lihat kau gabung dengan PSI, lihat muka kau, tak respect lagi.