Aksi Heroik Petugas ATC Bandara yang Meninggal saat Gempa Palu

Diposting pada 173 views

Ngelmu.co – Gempa yang mengguncang Palu, telah menewaskan Anthonius Gunawan Agung yang meninggal ketika menjalankan tugas sebagai Air Traffic Controller (ATC) Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu. Anthonius meninggal sesaat selesai menjalankan tugasnya, membuat pesawat Batik Air yang merupakan pesawat terakhir yang lepas landas saat gempa menghantam.

Diketahui sebelumnya bahwa Pilot pesawat Batik Air ID 6231 dengan rute penerbangan dari Palu ke Makassar yang berhasil lolos dari kondisi mencekam di bandara Palu, menceritakan saat-saat terakhir dirinya dengan Anthonius. Dilansir dari akun Instagram @icoze_ricochet pilot dari Batik Air dengan nomor penerbangan 6231 mengungkapkan hubungan terakhir saat melakukan komunikasi dengan Anthonius Gunawan.

Captain Mafella mengungkapkan bahwa Anthonius sempat mengatakan bahwa pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan telah berhasil lepas landas dari landasan pacu 33. Kemudian, Captain Mafella pun membalas dengan mengatakan terima kasih telah bekerja sehingga pesawat bisa lepas landas dengan selamat.

Kemudian, Captain Mafella menceritakan setelah itu Anthonius melompat keluar dari tower ATC sehingga mengakibatkan kaki dan lengannya patah hingga dia sulit bergerak dan akhirnya meninggal dunia di antara puing tower yang rubuh.

Captain Mafella mengungkapkan rasa hormatnya kepada Anthonius Gunawan Agung sebagai sayap malaikat penjaganya ketika dirinya berada di Palu.

Baca juga: Kisah Pilot Yang Lepas Landas di Tengah Gempa Donggala-Palu

Selain itu, didapatkan informasi bahwa seorang petugas air traffic controller (ATC) Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu meninggal dunia akibat dari gempa yang mengguncang Palu. Afapun petugas ATC yang meninggal bernama Anthonius Gunawan Agung. Informasi itu didapatkan dari akun Instagram @airnavindonesia. Akun Instagram @airnavindonesia memberitakan bahwa Anthonius meninggal pada Jumat (28/9/2018) saat menjalankan tugasnya.

Saat gempa terjadi, Athonius bertugas sebagai personel layanan navigasi penerbangan sebagai ATC on duty pada Tower ATC Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu. Di saat gempa terjadi pula, Anthonius telah memberikan clearance pada penerbangan Batik Air untuk lepas landas dan menunggu pesawat tersebut Airborne dengan selamat.

Setelah memastikan pesawat Batik Air itu Airborne Anthonius meninggalkan cabin tower ATC, namun Anthonius tidak dapat menyelamatkan diri.

View this post on Instagram

. Telah wafat saat menjalankan tugasnya sebagai personel layanan navigasi penerbangan, Saudara Anthonius Gunawan Agung, Air Traffic Controller (ATC) AirNav Indonesia Cabang Palu pada Sabtu (29/09). . . Beliau merupakan ATC on duty pada Tower ATC Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, pada saat terjadi guncangan gempa dengan skala 7,7 SR yang berpusat di Kabupaten Donggala pada Jum’at (28/09). . . Saat gempa terjadi, beliau telah memberikan clearance kepada penerbangan Batik Air ID 6231 rute Palu-Makassar untuk lepas landas dan menunggu pesawat tersebut airborne dengan selamat sebelum akhirnya meninggalkan cabin tower ATC. . . Duka yang begitu mendalam kami rasakan, semoga tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa diberikan kepada salah satu keluarga kami dan korban-korban lain akibat gempa di Kabupaten Donggala. . . Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia. 🙏🏻 . . #RIPAgung #DoaUntukSulteng #PrayforDonggala #PrayforPalu

A post shared by AirNav Indonesia Official (@airnavindonesia) on