Deretan Fakta Ratusan Jenazah Utuh saat Hendak Dipindahkan, Meski Telah Puluhan Tahun Dimakamkan

  • Bagikan
Fakta Ratusan Jenazah Utuh

Ngelmu.co – Video yang merekam proses pemindahan ratusan jenazah di Kota Cilegon, Banten, viral di media sosial.

Salah satu yang mengunggah video ini pada Selasa (20/9/2022) lalu, adalah akun Instagram @banten_terkini.

Dalam video itu terlihat bagaimana masyarakat di Blok Cilodan, Gunung Sugih, Ciwandan, berkumpul untuk memindahkan jenazah anggota keluarga mereka.

Mereka tidak menyangka, jika kondisi jenazah anggota keluarganya masih utuh.

Adapun pemindahan dilakukan, lantaran lahan pemakaman itu milik PT Chandra Asih.

Maka ratusan jenazah yang dimakamkan di sana pun akan direlokasi ke Kampung Cilodan Baru, Grogol, Anyer, Kabupaten Serang.

Penggalian serta pemindahan makam ini sudah dilakukan sejak 25 Agustus lalu.

Rustam Effendi selaku Lurah Gunung Sugih pun bicara soal video viral tersebut.

Menurutnya, saat penggalian makam tiap harinya, ditemukan jenazah dalam kondisi utuh.

“Itu tiap hari ada saja yang utuh. Bahkan, hari terakhir itu dari 67 jenazah, yang utuh ada 43 atau berapa, gitu,” tutur Rustam, Senin (19/9/2022).

“Ada anak perempuan, sudah dikuburkan 50 tahun, belum kenapa-kenapa. Itu mah asli utuhnya.”

“Ada yang dibuka [jenazahnya beraroma] harum,” beber Rustam.

Baca Juga:

Pada Senin (19/9/2022) lalu, Mahrij selaku Ketua Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial Kelurahan Cilodan, juga bicara.

Pemindahan makam, ujarnya, dilakukan setelah adanya persetujuan dari masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Memang kebetulan ini lokasinya di Lingkungan Cilodan, kita bergerak untuk pemindahan [makam] ini sudah disetujui masyarakat.”

“Artinya, kita sudah ruilslag dari perusahaan PT Panca Puri, anak perusahaan PT Chandra Asri, dan kita ruilslag untuk dipindahkan ke Grogol, Anyer.”

Dari pemindahan 319 jenazah yang dilakukan secara bertahap, terdapat 152 jenazah yang kondisinya masih utuh.

“Jadi, memang waktu itu kita, jumlahnya, kalau enggak salah itu 319 jenazah, dan kebetulan yang kita temukan itu 152 jenazah yang masih utuh.”

“Sungguh, memang itu keajaiban, dan larinya itu ke keyakinan kita masing-masing,” kata Mahrij.

Ia juga menyebut, beberapa warga yang ikut memindahkan jenazah, mengaku mencium wangi dari jenazah itu.

“Ada yang sempat wangi juga, dan ada beberapa yang masih utuh. Jadi, jasadnya belum hancur.”

“Itu memang wanginya, kita juga artinya, asumsinya seperti apa, apakah memang karena minyak atau apa, tapi memang itu adanya.”

“Jadi, kembali lagi ke keyakinan kita, apakah memang beliau ini orang berkelakuan baik atau seperti apa pun adanya, ya, wallahu a’lam bishawab.”

“Bapak saya pun itu sekitar 18 tahun, alhamdulillah, masih utuh. Alhamdulillah, sudah selesai, sudah semuanya, dan tidak ada kendala,” tutup Mahrij.

Baca Juga:

Walaupun ada juga warga sekitar yang bicara soal kain kafan bersih dan rapi.

“Itu mah baru [kain kafan], dalamnya mah tulang, kainnya mah kotor. Kalau yang bersih mah sudah diganti,” tutur pria bernama Nasrul (25), Rabu (21/9/2022).

Ia mengaku menyaksikan langsung penggalian makam tersebut, karena ada tujuh makam milik keluarga.

“[Kondisi jenazah saat dipindahkan] tulang-tulang doang,” akuan Nasrul.

Begitu juga dengan warga lainnya, Leli (47). Sang ibu pun dimakamkan di TPU tersebut.

Namun, ia mengaku tidak melihat jasad yang masih utuh saat dipindahkan.

“Sudah enggak ada, sudah tanah. Mungkin yang utuh tulangnya, enggak mencar, tali ikat masih ada, itu doang.”

“Daging-daging sudah enggak ada. Terlalu berlebihan [kabar yang beredar],” sebut Leli di lokasi.

  • Bagikan