Dibawa ke Balai Rehabilitasi Usai Bertemu Risma, Kastubi: Kemerdekaan Itu Hilang

  • Bagikan
Kastubi Mensos Risma

Ngelmu.co – Bukan Nursaman, tunawisma yang bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini adalah Kastubi. Pria 59 tahun yang berprofesi sebagai pemulung.

Tak Betah di BRSEGP

Setelah dibawa ke Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Kastubi, mengaku tidak betah.

Pasalnya, selama ini ia terbiasa beraktivitas di luar ruangan, sedangkan beberapa hari di balai, aktivitas Kastubi, menjadi minim.

“Ya, kalau pesan saya, kalau tugas, tugaslah yang bagus. Kalau orang dikurung-kurung begini kurang bebas, kemerdekaan itu hilang. Biasa di jalan sih, ya,” tuturnya, mengutip Kompas, Kamis (7/1) kemarin.

Lebih lanjut, Kastubi, mengaku sudah bertahun-tahun berprofesi sebagai pemulung.

Biasanya, ia yang beraktivitas di sekitar Pasar Baru, Jakarta Pusat, memiliki penghasilan yang tak pasti.

Kastubi, hanya mengantongi uang Rp9.000 hingga Rp50.000 per hari.

“Kalau kita lagi bawa karung gini, datang orang-orang dermawan bawa mobil, ngasih Rp20.000, kadang Rp50.000,” ungkapnya.

Kembali Bertemu Mensos Risma

Meski tak banyak, Kastubi, merasa uang itu cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Sebab, ia, juga tidak memikirkan perut anak dan istri, karena memang sendirian di Jakarta.

Ketika bertemu dengan Risma, rambut Kastubi memang cukup gondrong, tetapi saat ini rambutnya telah dipangkas oleh petugas.

Soal pertemuannya dengan Mensos Risma, pada Senin (4/1) lalu, Kastubi, sedang tidur di pinggir jalan kawasan Pasar Baru.

Saat itulah ia, terkejut dengan kedatangan rombongan mobil, “Ia [Risma] bilang, ‘Sudah Pak, tinggal di rumah saya saja’. Ternyata rumahnya di sini [BRSEGP],” ujarnya.

Kastubi yang berasal dari Lampung, memang dibawa ke BRSEGP, bersama beberapa penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya.

Pada Jumat (8/1) pagi, Mensos Risma yang kembali bertemu dengan Kastubi, di BRSEGP, pun tertawa, karena aksi blusukannya dianggap rekayasa.

Mensos Risma mendatangi BRSEGP Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (8/1), dan bertemu lagi dengan sosok Kastubi. (CNN Indonesia/Melani Putri)

“Ah Bapak ini, settingan katanya kita, Pak. Bapaknya ketemu aku. Bentar lagi jadi artis, Pak,” kata Risma kepada Kastubi, di lokasi, mengutip CNN.

Baca Juga: Soal Blusukan Risma, Gembong Minta Anies Gak Usah Baper

Kastubi yang masih berada di BRSEGP, hanya menjawab dengan senyuman sembari menganggukkan kepalanya kepada Risma.

Meski tak mendapat jawaban, Risma, lanjut bertanya mengenai kondisi Kastubi saat ini, sembari menjanjikan pekerjaan agar Kastubi, bisa punya penghasilan tetap.

“Enak di sini toh, Pak? Enggak kehujanan. Sudah, di sini [saja]. Nanti tak [saya] carikan kerjaan,” ucap mantan Wali Kota Surabaya itu.

Setelahnya, politikus PDIP itu pun kembali berkeliling BRSEGP.

Di tengah langkahnya, Risma, kembali tertawa lantaran sempat mendapat banyak cibiran karena Kastubi.

“Tertawa dia. Aku yang di-bully,” pungkasnya, sambil pergi.

Penjelasan Kemensos

Di awal masa jabatannya sebagai Mensos, Risma, blusukan menyusuri jalur pedestrian Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Ia, bertemu dengan beberapa orang tunawisma, dan mengajak mereka untuk tinggal di tempat penampungan.

“Yang pertama, ingin melakukan pemetaan permasalahan-permasalahan sosial yang aktual dan faktual,” kata Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kemensos, Herman Koswara, Senin (4/1) lalu.

“Sehingga Ibu [istilahnya dengan blusukan], melihat beberapa titik itu, sebetulnya ingin ‘memotret’,” imbuhnya.

“Sejauh mana permasalahan-permasalahan sosial yang ada dan berkembang saat ini, yang memiliki urgensi untuk segera ditangani, ‘kan itu,” jelas Herman.

Perintah Anies ke Kadinsos DKI

Merespons temuan itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pun meminta Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), untuk mencari sosok tunawisma tersebut.

“Kami, saya, Pak Gubernur memerintahkan langsung Kadinsos untuk mengecek siapa orangnya, kenapa ada di situ.”

Demikian tutur Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengutip Detik, Rabu (6/1).

“Setahu kami, jalan ke Jalan Sudirman-Thamrin itu cukup jauh. Kalau ada di pinggiran-pinggiran, ada betul,” sambungnya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Riza, secara pribadi mengaku, baru mendengar ada tunawisma di Sudirman-Thamrin.

“Memang saya sendiri sudah hidup di Jakarta sejak umur empat tahun, baru dengar ada tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin,” ungkapnya.

Herman pun berkata, “Silakan saja, itu ‘kan, orang itu ‘kan Pak Kastubi dengan Muhammad Faisal, ya, itu ada di Bekasi.”

“Silakan, kalau mau dicek, itu Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya Bekasi, Jalan Joyo Martono, boleh, silakan,” imbuhnya, Rabu (6/1).

“Saya sudah konfirmasikan ke tempat di sana. Silakan, monggo dicek, nanti supaya betul atau tidak,” pungkasnya.

  • Bagikan
ngelmu.co