Hukum Mengundang Pawang Hujan dalam Islam

  • Bagikan
Pawang Hujan dalam Islam

Ngelmu.co – Aksi pawang hujan; Raden Roro Istiati Wulandari (Rara), saat MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika, menimbulkan pro dan kontra.

“Jadi, orang bule merasa pawang hujan apa fungsinya? Saya enggak masalah, saya sudah bilang sejak awal, saya ini melayani untuk Indonesia.”

“Saya kalau lagi seperti itu fokus. Ada yang teriak-teriak negatif sekilas, saya menuju ke Tuhan,” sambung Rara, mengutip Kompas.

“Di sini ada bos saya, Pak Jokowi dan Pak Erick [Menteri BUMN Erick Thohir],” imbuhnya lagi.

Pada kesempatan itu Rara juga bercerita, “Saat kampanye, September 2018, saya intensif, saya mau Indonesia bangga.”

“Kekuatan doa, Indonesia harus happy,” lanjutnya lagi.

Hukum Mengundang Pawang Hujan dalam Islam

Terlepas dari aksi Rara pada Ahad (20/3/2022) kemarin, bagaimana hukum mengundang pawang hujan dalam Islam?

Ustaz Adi Hidayat (UAH), mengingatkan umat muslim, betapa Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah satu-satunya tempat meminta.

@ngelmuco #UstadzAdiHidayat mengingatkan kita, betapa Allah adalah satu-satunya tempat meminta. Begitu pun soal hujan; bukan kepada #dukun ataupun #pawang ♬ suara asli – Ngelmu

Begitu juga dengan Buya Yahya yang menegaskan, “Enggak ada pawang-pawangan… doa kepada Allah.”

@ngelmuco Jawaban #BuyaYahya ketika ditanya tentang hukum mengundang #pawanghujan dalam #Islam ♬ original sound Ngelmu

Baca Juga:

  • Bagikan