Kata Anies soal Dirinya Disoraki Di Istana Bogor

  • Bagikan
disoraki

Ngelmu.co – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno disoraki sejumlah warga tanpa diketahui alasannya saat menaiki tangga Istana Bogor. Kedatangan Anies dan Sandi tersebut adalah untuk menghadiri acara open house yang dilakukan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

Disoraki dirinya oleh sejumlah warga saat di Istana Bogor tadi pagi ditanggapi Anies dengan ringan dan senyuman. Anies mengungkapkan bahwa dirinya enggan mempermasalahkan kejadian disoraki dirinya dan Sandi oleh sejumlah warga tersebut.

Anies menyatakan bahwa hari ini adalah lebaran, maka yang dilakukan dia adalah menyapa dan meyalami siapa saja, termasuk orang-orang yang menyoraki dirinya tanpa alasan tersebut.

Baca juga: [Video] Wew, Anies-Sandi Disoraki saat Ikut Open House Jokowi

“Kalau buat saya ya ini lebaran, saya sapa saja semua ya, saya salamin. Itu saja, enggak ada yang apa-apa,” ujar Anies di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (15/6), seperti yang dikutip oleh Kumparan.

Anies juga mengatakan bahwa hingga kini dirinya disoraki oleh kelompok warga yang mana. Anies pun mengatakan bahwa dia telah memaafkan para pelaku yang menyorakinya.

“Banyak kelompok-kelompoknya karena ada seragamnya jadi saya tidak tahu kelompok mana. Kita senyum, salam, dan sapa,” ujar Anies.

Anies pun menyatakan bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara saat momen Idul Fitri yang merayakan dengan memohon maaf antara satu sama lainnya.

“Bangsa kita satu-satunya mungkin yang merayakan Idul Fitri dengan mengucapkan permohonan maaf. Satu bulan kita meninggikan derajat ketakwaan dan di hari pertama berikutnya kita menunjukkan kerendahan hati,” tutur Anies.

Oleh karena itu, Anies berharap setelah adanya saling memaafkan, masyarakat menjadi lebih saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Saling menghargai dan menghormati bertujuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ini satu pesan penting buat warga Indonesia satu sisi kita meninggikan takwa, sisi lain kita lakukan sikap rendah hati. Mudah-mudahan kita saling rendah hati mau saling menghargai, lebih mau saling menghormati. Insyaallah itu menjadi cara untuk bisa menjaga kesatuan. Kembali ke fitrah kembali saling menghormati dan menghargai,” papar Anies.

  • Bagikan