Menyorot Presiden Ukraina Zelensky yang Jadikan Israel Teladan

  • Bagikan
Presiden Ukraina Zelensky Israel

Ngelmu.co – Emily Schrader yang merupakan kolumnis di The Jerusalem Post, menyuarakan dukungannya terhadap Ukraina.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut sembari mengunggah potret Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di akun Instagram pribadinya, @emilyintelaviv.

“Untuk semua orang yang membandingkan Palestina dengan Ukraina? Zelensky adalah seorang zionis yang bangga, dan contoh kepemimpinan yang luar biasa.”

Demikian tulis Emily, pada takarir unggahannya tersebut, seperti Ngelmu kutip pada Jumat (11/3/2022).

Menelusuri lebih lanjut, Zelensky menyampaikan pernyataan–menjadikan Israel sebagai salah satu teladan bagi Ukraina–dalam pidatonya.

Tepatnya setelah resmi terpilih menjadi Presiden Ukraina.

Pernyataan itu juga terekam dan terunggah pada kanal YouTube UkeTube, 22 Mei 2019 lalu.

Di menit ‘5:49’, Zelensky bilang, “Kita harus menjadi seperti Islandia, dalam dunia sepak bola; [menjadi seperti] Israel, dalam mempertahankan wilayah kita.”

“[Menjadi seperti] Jepang, di bidang teknologi; [menjadi seperti] Swiss, dalam kemampuan untuk hidup bersama, terlepas dari semua perbedaan.”

@ngelmuco #VolodymyrZelensky menyampaikan pernyataan tersebut dalam pidatonya; setelah resmi terpilih menjadi #Presiden #Ukraina pada #Mei #2019 ♬ I Pray for You (Dedicated to Palestine) – Ahmad Hussain

Demikian penuturan Zelensky, yang kemudian menjadi sorotan banyak pihak. Tidak terkecuali warganet Indonesia; khususnya para pengguna Twitter.

Di antaranya:

@rizky_3008: Sekarang baru ngerti, kenapa M Rashid enggak mau foto bareng sambil megang banner ‘Stop War’.

@tongkituatuh: Bagi saya, saya menempatkan posisi di tengah kedua negara. Perang bukan solusi.

Kedua negara punya jejak histori buruk dengan umat muslim. Jadi, kita jangan condong ke salah satu pihak.

@YudaF23: Zelensky nonton berita konflik Palestine-Israel di mana, sih? Kok, bisa-bisanya keluar kalimat kayak gitu?

@DomiThaliaPutri: Hahaha, capek-capek dia mengidolakan Israel, padahal ujung-ujungnya kalau sudah perang begini, Israel sendiri pro-nya sama Rusia.

Terlepas dari itu, pada Kamis (24/2/2022) dini hari, Rusia menginvasi Ukraina.

Presiden Rusia Vladimir Putin, mengumumkan ‘operasi militer khusus’ untuk ‘demiliterisasi dan de-nazifikasi’ Ukraina, serta mendukung separatis.

Invasi skala penuh pun dimulai dengan serangan udara dan rudal di beberapa kota.

Pasukan Ukraina, tidak tinggal diam. Mereka melakukan perlawanan yang lebih kuat dari perkiraan.

Zelensky, bersumpah untuk tetap tinggal dan memimpin perlawanan.

Baca Juga:

  • Bagikan