Pemprov DKI Gandeng PT PNM untuk Modali Pengusaha OK OCE

Diposting pada 49 views

Ngelmu.co – Pemprov DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk dapat memberikan akses permodalan bagi para pegiat One Kecamatan One Central Entrepreneur (OK OCE). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa permodalan OK OCE bukan disediakan oleh pemerintah melainkan PT PNM.

“Jadi kegiatan dengan PNM ini adalah yang memang kita dorong dalam suatu ekosistem OK OCE. Sehingga permodalan itu bisa diselesaikan bukan oleh pemerintah, tapi diselesaikan diberi akses oleh memang yang ahli terhadap permodalan yaitu perusahaan yang namanya Permodalan Nasional Madani,” kata Sandi di Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (29/12).

Peran dari Pemprov DKI adalah sebagai fasilitator dan PT PNM yang memberikan modal bagi warga yang sudah terdaftar sebagai nasabahnya. Adapun kerja sama dengan PT PNM diharapkan dapat memberikan kemudahan permodalan, khususnya bagi masyarakat pra sejahtera yang ingin membuat usaha. Menurut Sandi, banyak ibu-ibu di Jakarta yang juga menjadi tulang punggung keluarganya.

“Hari ini di Jakarta kita lihat sendiri bagaimana meningkatkan usaha dari ibu-ibu pra sejahtera. Ibu-ibu yang selama ini justru menjadi bantalan dari tentunya keadaan sosioekonomik di wilayah yang sangat kita perhatikan, karena masih banyak yang pra sejahtera,” ujar Sandi.

Menurut Direktur Utama PT PNM, Parman Nataatmadja, di DKI Jakarta tercatat terdapat 60.000 KK yang terdaftar sebagai nasabah PNM. Adapun syarat utama agar bisa mendaftar sebagai nasabah PNM adalah warga yang memiliki pendapatan di bawah upah mininum provinsi (UMP) dan upah minimum regional (UMR).

Di kawasan Johar Baru sendiri, nasabah PNM sudah mencapai 3.000 KK. Masing-masing nasabah akan diberikan pinjaman modal awal sebesar Rp 2 juta. Kemudian para nasabah tersebut diberikan pelatihan agar dapat mengembangkan bisnis usahanya.

“Mulai dari Rp 2 juta, kalau sudah disiplin 6 bulan kemudian dikasih Rp 2,5 juta. (Sistemnya) pinjaman, kita tidak memberikan bantuan sosial. Bansos diberikan dalam bentuk pinjaman, dikasih. Pinjaman itu sambil kita didik untuk berusaha,” kata Parman.

Sandi juga meminta para lurah dan camat untuk bersama memfasilitasi warganya yang ingin bergerak di bidang usaha. Sandi juga berharap jika jalinan kerja sama dengan PT PNM, dapat lebih memudahkan warga DKI Jakarta untuk mendapatkan modal dalam memulai dan menjalankan usahanya.