PKS Hadirkan 1 Juta Kadernya pada Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

Diposting pada 389 views

Ngelmu.co – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengerahkan satu juta kader untuk meramaikan kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

Kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. akan digelar pada Minggu, 7 April 2019, di Gelora Bung Karno (GBK). PKS dengan komitmen dan loyalitas yang tinggi menegaskan bahwa pihaknya akan mengerahkan satu juta kader untuk meramaikan GBK. Pengerahan kader PKS tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang Humas DPP PKS, Dedi Supriadi, Sabtu (6/4/2019).

“PKS siap kerahkan satu juta kader untuk bersama-sama datang ke kampanye akbar. Bukanlah suatu hal yang tidak mungkin melihat partisipasi kader yang sangat tinggi selama kampanye Prabowo-Sandi di berbagai daerah,” tegas Dedi, dikutip dari Liputan6.

Dedi menyatakan untuk kader PKS dari luar Jakarta, akan menyelenggarakan kampanye tatap muka. Kampanye tatap muka itu dilakukan di tempat umum dalam format di jalan-jalan yang dikenal dengan flashmob.

Flashmob tersebut akan dilakukan di Kota Bogor hingga Kabupaten Bekasi di waktu bersamaan dengan panjang hingga 80 kilometer. Oleh karena itu, Dedi mengatakan flashmob tersebut akan menjadi flashmob terpanjang di dunia.

Dedi menegaskan bahwa loyalitas yang dimiliki oleh PKS untuk pasangan calon yang diusungnya tidak diragukan lagi. Menurut Dedi, loyalitas dan totalitas PKS dibuktikan dari kesungguhan PKS serta pimpinannya untuk selalu ikut menemani kampanye pemenangan pilpres ke berbagai daerah.

“Kami selalu memastikan agar para pimpinan pusat dan wilayah selalu hadir dan ikut serta dalam kampanye di daerah-daerah. Sekarang, saatnya PKS juga menunjukan kesiapan dalam totalitas mendukung Prabowo-Sandi dengan mengerahkan satu juta kader ke GBK,” ungkap Dedi.

Dedi menagtakan jika kampanye akbar ini merupakan sebuah momentum untuk berkumpul dan menunjukkan semangat perubahan yang diinginkan oleh rakyat. Maka, Dedi mengimbau kepada seluruh kader agar berpartisipasi secara maksimal dalam memperjuangkan perubahan yang dicita-citakan.