Ketua Umum PPP, Romahurmuzy (tengah)

Sindir Pengkritik Pemerintah, Gus Romy PPP Panen Bully Fadli Zon dan Netizen

Ngelmu.co, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon turut angkat bicara mengenai omongan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy atau yang kerap disapa Gus Romy. Hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Sabtu (21/4/2018).

Diketahui, Gus Romy sempat mengungkapkan penyebab orang suka nyinyir kepada pemerintah menurut versinya.

Menurutnya, ada 3 penyebabnya, dari tak kebagian kekuasaan hingga keinginan belum tersampai. Melalui akun twitter @MRomahurmuziy: Dan diantara sebab2 orang yg nyinyir terhadap pemerintahan adalah:

  1. tak kebagian kuasa;
  2. pernah menikmati kuasa namun tidak lagi; dan
  3. orang yg kepengen berkuasa tapi belum kesampaian keinginannya.

Jadi, ini soal siapa makan kue saja. The end.

Gus Romy mengatakan jika nyinyir dasarnya adalah kebencian.

@MRomahurmuziy: Indonesia negara demokrasi, setiap pemerintahan wajib di-checks and balance dg kritik dan koreksi berlandaskan data dan fakta. Tapi nyinyir, cemooh dan mencela, dasarnya adalah kebencian. Ekspresi dan tujuan kedua hal itu, jelas jauh berbeda.

Ia pun menambahkan agar semua pihak menjadi santu dan sabar dalam mengingatkan pihak lain.

@MRomahurmuziy: Ayo terus saling mengingatkan dalam kebenaran dengan cara yg santun dan penuh kesabaran demi kemajuan Indonesia. Bangsa Indonesia dikenal berabad2 kesantunannya hingga mancanegara, jangan nodai hanya krn pilihan politik yg berbeda.

Pernyataan tersebut sontak diprotes netizen. Fadli Zon menyebut pernyataan tersebut sungguh dangkal. Fadli Zon kemudian menanyakan apakah Gus Romy berbicara tentang dirinya sendiri? @fadlizon: Duh sungguh dangkal pemikiran ini. Apakah sdg bicara ttg diri sendiri?

Tak hanya Fadli, mantan stafsus Menteri ESDM Said Didu juga turut berkomentar.”Inikah yg Bapak gunakan selama ini utk mengejar kekuasaan – sekedar mau dapat kue, bukan lagi memikirkan rakyat, bangsa dan Negara ke depan,”katanya melalui akun twitter @saididu.

Postingan-postingan tersebut kemudian mendapat beragam komentar dari warganet.

@Fxaris: Dangkal.

@ujangahmaad: Yah ini ketua umum apa ketua nyinyir?..

sekarang ini bukan karna tidak kebagian kursi tapi tidak terrealisinya janji2 kampanye dulu…

gimana orang gak mau ganti presiden kalau presidennya ingkar janji..

@Quvvatt: apakah valid bahwa yang mengkritik itu semuanya orang politik?

dan apakah penyebab kritiknya adalah ingin kekuasaan

kalau mau berargumen coba luruskan dulu nalar Mas.

@joeyunus: Menurut Saya sih twitnya @MRomahurmuziy Mnyerang org yg suka nyinyir

& suka mnggoreng isu2 yg mnyudutkan pmerintah.