SPBU Vivo Jual Bensin Lebih Murah dari Pertalite, Siapa Pemiliknya?

  • Bagikan
Vivo Jual Bensin Murah

Ngelmu.co – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo, menjual bensin dengan harga yang lebih murah dari Pertalite, yakni Rp8.900/liter.

Media sosial pun heboh, karena tersebar potret antrean panjang di sejumlah SPBU VIVO.

Masyarakat memilih untuk membeli bensin di sana, karena harga BBM subsidi; Pertalite dan Solar, naik.

Apalagi, harga BBM yang dijual oleh Vivo, yakni Revvo 89, menjadi yang termurah saat ini.

Sebab, seperti diketahui, sejak Sabtu (3/9/2022), pukul 14.30 WIB, harga Pertalite naik dari Rp7.650/liter, menjadi Rp10.000/liter.

Walaupun Revvo 89, bukan BBM subsidi, tetapi harganya justru lebih murah.

Maka jika menurut hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), mayoritas publik menolak kenaikan harga BBM.

Wajar kalau masyarakat tampak memburu dan antre di beberapa SPBU Vivo.

Baca Juga:

Baca Juga:

Pertanyaannya, siapa sih pemilik SPBU Vivo?

SPBU Vivo adalah milik PT Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI), yang pada 2016 lalu, berencana mengoperasikan SPBU di Cilangkap; dengan nama Nusantara.

Namun, mengutip Detik, rencana itu urung dilakukan, karena induk usahanya meminta nama SPBU diubah menjadi Vivo.

Di Indonesia sendiri, NEPI tercatat sebagai badan usaha Penanaman Modal Asing (PMA) di bawah naungan Nusantara Energy Resources Pte Ltd.

Perusahaan yang bekerja sama dengan Vitol Asia Pte Ltd yang berbasis di Singapura.

Vitol Group yang merupakan salah satu penyalur BBM terbesar di dunia, sudah berdiri lebih dari 50 tahun.

Perusahaan multinasional tersebut memiliki jaringan di lebih dari 40 negara.

Pada 2021, perusahaan itu juga mencatatkan pendapatan sebesar US$ 279 miliar.

Mereka mengirim 367 juta ton minyak mentah dan produk turunannya pada 2020.

Sementara untuk minyak mentah yang diperdagangkan adalah sebanyak 7,6 juta barel/hari.

Di dunia internasional, SPBU Vivo juga sudah cukup dikenal, karena telah beroperasi di lebih dari 5.000 SPBU; di seluruh dunia.

Sedang di Indonesia sendiri, bensin yang dijual Vivo, akan dipasok dari fasilitas penampungan yang berlokasi di Tanjung Priok.

Adapun bensin yang dijual oleh SPBU Vivo di Indonesia adalah tiga jenis BBM (umum). Di antaranya:

  1. Revvo 89,
  2. Revvo 92, dan
  3. Revvo 95.

Seperti diketahui, pada Sabtu, 3 September 2022, harga bahan bakar minyak (BBM), resmi naik.

Rincian kenaikan harga disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Harga Pertalite naik dari Rp7.650 per liter, menjadi Rp10.000 per liter.

Solar subsidi dari Rp5.150 per liter, menjadi Rp6.800 per liter; dan Pertamax dari Rp12.500 per liter, menjadi Rp14.500 per liter.

  • Bagikan