Tantang Fahri Mubahalah untuk Mengungkap Kebenaran

  • Bagikan

Ngelmu.co – Kader muda PKS, Pipin Sopian menantang Fahri Hamzah, muhabalah. Tantangan mubahalah tersebut sebenarnya telah dikemukakan Pipin hari ini, Rabu, 14 Maret 2018, saat melakukan konferensi pers.

Dengan suara serak menahan perasaannya, Pipin Sopian menantang mubahalah kepada Fahri Hamzah pada hari Jumat, 16 Maret 2018 yang akan datang, pukul 13:00-14:00 WIB. Tantangan tersebut akan dilakukan di Masjid Al Hikmah, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Namun sayangnya, Fahri Hamzah tidak hadir memenuhi tantangan Pipin tersebut. Karena ketidakhadiran Fahri atas tantangan mubahalahnya, Pipin pun tetap berusaha untuk mengajak muhabalah Fahri untuk mengungkapkan kebenaran. Pipin menantang Fahri untuk bisa berkata jujur.

Berikut adalah ajakan Pipin kepada Fahri:

Mengajak Sdr Fahri Mubahalah untuk Mengungkap Kebenaran

 Oleh. Pipin Sopian, Kader Muda PKS

Bismillahirohmaanirohiim.

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

 Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala Yang Maha Adil dan Maha Kuasa. Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada tauladan kita Nabi Muhammad Shollahu’alaihi Wassalam.

Kepada para ustadz, kader, dan simpatisan PKS yang kami cintai, terutama kader muda PKS. Syukron jazakumullah khoir atas dukungan, saran, dan doa yang telah dilantunkan.. Saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman media yang sudah menghadiri undangan kami.

Perkenankanlah saya Pipin Sopian, kader muda PKS yang sejak awal meniatkan diri untuk berdakwah dan berkhidmat untuk umat di PKS. Banyak sahabat yang bertanya kenapa saya  berani mengajak mubahalah saudara Fahri Hamzah? Saya lakukan ini setelah saya melihat sepakterjang saudara Fahri yang menuntut Pimpinan PKS ganti rugi 500 milyar, menebarkan berita yang tidak benar tentang PKS dan Pimpinan PKS, dan mengadukan pidana Presiden PKS ke Kepolisian dengan pencemaran nama baik karena sudah mengatakan berbohong dan membangkang.

Saya memandang perbuatannya melampaui batas dan merusak warwah Pimpinan PKS dan PKS. Saya merasa sebagai kader dakwah kita harus melakukan sesuatu untuk mengungkap kebenaran demi menjaga kehormatan PKS dan Pimpinan.

Sebelum menantang Mubahalah terhadap Sdr Fahri Hamzah, saya melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Membaca surat saudara Fahri Hamzah ke para Anggota Majelis Syuro PKS
  2. Membaca kembali bayan/penjelasan DPP PKS tentang Pemberhentian saudara Fahri Hamzah
  3. Membaca keterangan tertulis Ketua Majelis Syuro PKS yang disampaikan di Pengadilan.

Setelah saya membaca itu semua kesimpulannya adalah semua dokumen diatas mengkonfirmasi  bahwa ada beberapa pertemuan dan pembicaraan Ketua Majelis Syuro PKS dan Saudara Fahri Hamzah yang tentang penarikannya dari Pimpinan DPR sebelum beliau diberhentikan dari seluruh jenjang keanggotaan partai.

Namun, saudara Fahri Hamzah dihadapan publik pada 12 Desember 2017 di CNN TV mengingkari adanya beberapa pertemuan dan pembicaraan dengan Ketua Majelis Syuro sebelum pemberhentiannya. Seperti kita saksikan di video ini https://youtu.be/Mggmn37f1CM pernyataan saudara Fahri sebagai berikut :

“ PKS kan melihat dan membaca itu. Apa dasar orang ini ditarik. Mereka bilang ya sudah karena sudah dipecat dibikinlah pemecatan saya diujung. Gitu loh. Kan ini yang tidak disabari dari awal. Kalo ngomong sama saya kan ditarik alasannya begini, begini, begini kan kita ngomong

Pernyataan saudara Fahri ini tidak benar dan sangat fatal karena sesungguhnya sebelum diberhentikan, Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim berjumpa dan berbicara secara langsung dengan saudara Fahri Hamzah sebanyak empat kali pertemuan. Dalam salah satu pertemuan saudara Fahri Hamzah dengan Ketua Majelis Syuro yang disaksikan langsung oleh Ustadz Sunmandjdja pernah bersumpah demi Allah bersedia mundur dari Pimpinan DPR RI asalkan tetap di PKS.

Dengan kalimat sebagai berikut : “ Wallahi, demi Allah, sami’nawaatho’na. Saya bersedia mundur dari jabatan sebagai Wakil Ketua DPR RI. Saya siap ditempatkan dimana saja. Karena bagi saya lebih baik bersama PKS. Bahkan, kalau sekarang antum tugaskan saya jadi Tenaga Ahli Kang Sunman lagi, saya siap. Dulu saya juga bawain tas Kang Sunman.” yang dikutif dalam keterangan tertulis Ketua Majelis Syuro dan dikuatkan oleh pernyataan ustadz Sunmandjaja pada video ini https://youtu.be/RZfK0XsOkF8.

Pernyataannya tersebut juga telah mengingkari undangan dan pertemuan dengan BPDO, Majelis Qodho, dan Majelis Tahkim sebagai bagian proses klarifikasi tetapi tidak dihiraukan saudara Fahri. Bagaimana mungkin saudara Fahri menafikan pertemuan dan undangan tersebut. Kader, simpatisan, dan publik bertanya siapa sesungguhnya yang BERBOHONG?

Terhadap pernyataannya tersebut saya menantang saudara Fahri Hamzah untuk BERANI BERMUBAHALAH mempertanggungjawabkan secara UKHROWI kebenaran PERNYATAAN PUBLIK saudara Fahri. Sebab saya meyakini saudara Fahri telah menyampaikan informasi yang TIDAK BENAR karena sesungguhnya saudara Fahri Hamzah pernah diajak bicara langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS  sebelum proses pemberhentiannya dari semua jenjang keanggotaan PKS.

Untuk memantapkan ijtihad ini saya telah:

  1. Memohon petunjuk Allah SWT
  2. Konsultasi dengan para ustadz termasuk 10 ustadz pakar syariah
  3. Membaca literatur tentang mubahalah
  4. Mendapat dukungan dari keluarga dan sahabat.

InsyaAllah niat dan tujuan saya mengajak mubahalah saudara Fahri adalah:

  1. Untuk mengungkap kebenaran siapa yang bohong dan yang jujur
  2. Untuk menjaga kehormatan PKS dan Pimpinan PKS.
  3. Untuk maslahat dakwah yang lebih besar.

Alhamdulillah saya diajarkan kedua orang tua saya, para guru, dan para Ustadz untuk menjadikan nilai kebenaran dakwah Islam dalam berpolitik.

Syukronjazakumullah khoir atas dukungan, saran, dan doa sahabat sekalian.

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh

Jakarta, 16 Maret 2018

Akhukum Fillah, Pipin Sopian

  • Bagikan
ngelmu.co