Berita  

Ternyata yang Nyegel Kantor Itu Mantan Ketua DPC PDIP Cirebon

Kantor DPC PDIP Cirebon
Foto: DetikJabar/Ony Syahroni

Ngelmu.co – Ternyata yang menyegel kantor DPC PDIP Cirebon adalah Tasiya Soemadi (Gotas).

Siapa Gotas?

Gotas merupakan mantan Wakil Bupati Cirebon yang juga mantan Ketua DPC PDIP.

Lantas, mengapa Gotas menyegel Kantor DPC PDIP Cirebon?

Ia berani mengambil langkah tersebut karena tanah itu miliknya.

Gotas menutup kantor DPC PDIP yang berlokasi di Jalan Pangeran Cakrabuana, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Batang bambu terlihat jelas di bagian pintu gerbang kantor.

Aksi Gotas, otomatis menggemparkan jagat perpolitikan di Cirebon.

Meski demikian, Gotas mengaku punya alasan.

“Tanah ini mau saya jual, karena ini ‘kan tanah saya. Jadi, mau saya jual,” tuturnya, Senin (5/6/2023).

Menurut Gotas, jika pengurus PDIP Cirebon, ingin menggunakan tanah miliknya, maka harus segera melakukan proses jual beli.

Ia mengaku telah menyampaikan peringatan, sejak tahun lalu.

Namun, karena tidak mendapat respons yang baik dari pengurus partai, Gotas memutuskan untuk menyegel kantor DPC PDIP Cirebon.

“Sudah satu tahun setengah, saya kasih tahu. Sudah satu tahun setengah, saya kasih warning [peringatan] ke pengurus DPC [PDIP],” kata Gotas.

“Makanya, akhirnya saya patok saja lah. Barangkali ada yang mau beli ‘kan,” sambungnya.

Baca juga:

Setelah ditemui salah satu pengurus DPC PDIP untuk menindaklanjuti persoalan itu, batang-batang bambu yang digunakan untuk menyegel pun dicopot.

“Tapi ada pihak dari DPC datang, katanya, nanti mau ada rapat dan segera diputuskan. Syukur-syukur bisa segera dibeli [tanahnya],” ujar Gotas.

Kata DPC PDIP Cirebon

Terpisah, Bupati Cirebon Imron Rosyadi yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Cirebon, buka suara.

Ia menegaskan, jika pihaknya akan membahas lebih lanjut bersama pengurus; terkait penyegelan tersebut.

“Mungkin karena ada putus komunikasi. Maka nanti kami akan rapat [pengurus DPC PDIP] untuk mencari tahu, apa sih yang menjadi titik permasalahannya,” kata Imron, Senin (5/6/2023).

Ia sendiri, mengaku belum mengetahui soal kepemilikan lahan yang saat ini digunakan untuk kantor DPC PDIP Cirebon.

“Saya belum tahu, karena selama ini saya menganggapnya itu milik DPC [PDIP]. Makanya nanti, saya akan kumpulkan orang-orang yang tahu persis [soal kepemilikan tanah],” tutur Imron.

Menindaklanjuti persoalan ini, ia juga akan melakukan pertemuan dengan mantan Ketua DPC PDIP Tasiya Soemadi (Gotas).

Imron pun akan berkonsultasi dengan pengurus DPD hingga DPP PDIP.

“Selain nanti rapat, kami juga ingin bertemu dengan Pak Gotas, supaya ada titik temu.”

“Selain itu, kami juga akan konsultasi DPD dan DPP [PDIP], karena kami ini ‘kan organisasi,” tutup Imron.