Doa Belajar: Arab, Latin, dan Arti untuk Sebelum dan Sesudah

  • Bagikan
Doa Belajar

Ngelmu.co – Siapa pun pengajar, memulai langkah sebagai pelajar. Siapa pun pelajar yang hendak belajar, jangan lupa memulainya dengan doa.

Mari simak doa belajar–untuk sebelum dan sesudah–dalam bahasa arab, latin, pun arti, yang hendak Ngelmu bahas dalam artikel kali ini.

Bacaan Doa Belajar: Sebelum

Berikut bacaan doa sebelum belajar, lengkap dengan artinya:

Dalam bahasa Arab:

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Latin:

Robbi zidnii ‘ilman warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-shoolihiin

Arti:

“Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu, dan berikanlah aku rezeki akan kepahaman, dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang saleh.”

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga mencontohkan, bagaimana sunnah membaca doa sebelum belajar.

،اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا، وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ. ،وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً، وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Allahumma arinal haqqa haqqa warzuqnattiba’ah, wa arinal bathila bathila warzuqnajtinabah

Arti:

“Ya Allah, tampakkanlah kepadaku kebenaran sebagai kebenaran, dan kuatkanlah aku untuk mengikutinya, serta tampakkanlah kepadaku kesalahan sebagai kesalahan, dan kuatkan pula untuk menyingkirkannya,” (HR. Imam Ahmad).

Bacaan Doa Belajar: Sesudah

Berikut bacaan doa sesudah belajar, lengkap dengan artinya:

Dalam bahasa Arab:

اَللّٰهُمَّ اِنِّى اِسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Latin:

Allaahumma innii istaudi’uka maa ‘allamtaniihi fardud-hu ilayya ‘inda haajatii wa laa tansaniihi yaa robbal’alamiin

Arti:

“Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah ia kepadaku di saat aku membutuhkannya. Janganlah Engkau buat aku lupa kepadanya, wahai Tuhan pemelihara alam.”

Adab Membaca Doa Belajar

Betapa baiknya jika sebagai orang tua–guru pertama anak–ketika mengajarkan mereka tentang doa belajar, kita juga menjelaskan soal adab. Di antaranya:

Niat yang Ikhlas

Islam senantiasa mengingatkan, bahwa memulai segala sesuatu dengan niat yang ikhlas, akan mendatangkan kebaikan serta kemudahan.

Maka ilmu yang anak kita dapat pun dapat bermanfaat, baik bagi ia pribadi, ataupun orang lain.

Bersungguh-sungguh

Kita juga perlu menyampaikan kepada anak, bagaimana pentingnya bersungguh-sungguh saat mencari ilmu.

Sebab, dengan keseriusan dalam belajar–seperti rajin di kelas, rajin membaca buku, juga mengerjakan tugas–anak akan menggapai keberhasilan.

Keutamaan Berdoa

Orang tua juga perlu menjelaskan–arti dan manfaat–apa saja yang akan anak dapat, jika memulai dan menyudahi proses belajar dengan doa.

Kemudahan

Seperti, mereka akan mendapat kemudahan dalam proses belajar, begitu juga ketika ujian di sekolah.

Bila anak-anak kita, sebelum dan sesusahnya tak lupa memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tak dapat memungkiri, bahwa saat mencari ilmu, kerap kali kita bertemu dengan rintangan pun gangguan.

Namun, dalam Islam, dengan memanjatkan bacaan doa sebelum dan sesudah belajar, maka Allah akan memberi kemudahan.

Bagi kita, umat-Nya, umat Islam.

Insya Allah, Ia juga akan melancarkan proses belajar anak kita, termasuk saat mereka menghadapi ujian di sekolah.

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku, akan masuk neraka Jahanam, dalam keadaan hina dina,” (QS. Al-Mukmin: 60).

Baca Juga:

Jelasnya Tujuan

Beri juga penjelasan pada anak, bahwa ia perlu keyakinan serta jelasnya tujuan dalam menuntut ilmu.

Bantu ia memahami titik tuju yang jelas untuk ke depannya.

Beri pemahamannya juga, bila untuk mencapai tujuannya itu, selain berusaha, anak kita perlu berdoa.

Sebab, Allah yang akan memberi kenikmatan untuk umat-Nya, di dunia pun akhirat.

“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan kepada seorang hamba, maka Ia akan dipahamkan tentang agamanya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Amalan Baik

Segala bacaan doa baik yang terpanjat–tanpa terputus–juga akan menghasilkan imbalan baik.

Berupa pahala atas kerja keras anak-anak kita, ataupun terkabul doa-doanya.

Amalan doa yang baik, akan senantiasa mengiringi langkah siapa pun. Sejak di dunia, hingga akhirat nanti.

“Jika manusia meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga perkara: sedekah jariahnya, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang saleh, yang mendoakan kedua orang tuanya,” (HR. Bukhori dan Muslim).

Semoga dengan tak lupa memanjatkan doa, Allah beri kemudahan untuk anak-anak–pun kita–sebagai umat-Nya, umat Islam, dalam tiap proses kehidupan. Aamiin.

Wallahu a’lam.

  • Bagikan