GunRomli
Guntur Romli Bersama rekan

GunRomli Sebut Netizentofa Sebar Hoax, Setelah Tercyduk ngetweet Seperti Ini

Guntur Romli Terciduk lagi. Setelah berusaha menyudutkan Rocky gerung atas ujaran ‘Kitab suci adalah fiksi’ ternyata GunRomli pernah membuat tweet yang serupa. Politisi PSI ini lalu buru-buru menghapus tweetnya. Padahal itu dulu tweetnya saat dia sedang getol getolnya menjadi aktivis JIL, Memang pernyataan aktivis JIL banyak yang kontroversial. Kini hal tersebut terulang kembali. Mari kita buktikan kalo Jejak digital itu tidak bisa dihapus begitu saja.

Guntur Romli terciduk pernah tweet yang tidak baik soal Al-quran dan Nabi Muhammad. Lagi lagi itu saat dia masih getol jadi aktivis JIL. Netizen dihebohkan dengan beredarnya screenshot jejak digital tweet Guntur Romli yang menyatakan bahwa Quran bukan kitab suci dan nabi Muhammad juga bukan manusia suci. Screenshot ini disebarkan oleh pemilik akun @mkhumaini pada selasa, (17/4) berikut isinya.

“Peryataan @GunRomli “Oleh krn itu, Quran bukan kitab suci, bukan pula menyebabkan kita tabu untuk menggaulinya. Nabi Muhammad bukan pula manusia suci”

Sudah termasuk penistaan agama, balasan Retweet dgn komentar tweet tersebut masih lengkap, jejak nomor status tweet juga ada”

 

Lalu menjadi semakin viral ketika Netizentofa tweet screenshot dari tweet Gunromli.

 

 

Gunromli ternyata tidak tinggal diam. Setelah menghapus tweetnya tersebut, dia mengatakan kalo Netizentofa membuat Hoax tentang dirinya. Lalu menyerang netizentofa melalui kasus korupsi PKS yang merupakan partai tempat netizentofa dulu menjadi caleg. Gunromli mengatakan kalo itu mudah saja dibuat dengan photoshop. Disini Gunromli bohong dan meremehkan jejak digital. Tentunya dia mungkin belum kenal dengan Wayback Machine.

 

 

Gun, Jejak Digital Tuh Tidak Bisa Disembunyikan

Bagaimana bisa membuktikan bahwa tweet Gunromli tersebut bukan photoshop? Kamu bisa liat clue dari gambar yang dimuat oleh mkhumainii. Memang link tweet yang dicantumkan (https://twitter.com/GunRomli/status/4531382248280065?s=19) sudah tidak menampilkan apa-apa lagi, namun kita bisa liat beberapa link yang terdapat dibawah tweet yang RT ataupun reply tweet Gunromli pada saat itu (2010). Disit terdapat beberapa link :

  1. tmi.me/3kjBe
  2. tl.gd/71r9t7
  3. tl.gd/71ojds
  4. tl.gd/722rek
  5. tmi.me/3kXLN

Ketika kamu copas dan masukan pada kolom website pada browser, maka akan terlihat jejak digital yang disimpan oleh aplikasi pihak ketiga yang memudahkan user twitter pada waktu itu.

Kamu juga bisa menggunakan wayback Machine, dan akhirnya adalah seperti yang ada di screenshot Netizentofa dan mkhumainii. Kamu bisa klik disini

Kamu cukup memasukan link yang dicantumkan mkhumainii pada gambarnya ke wayback Machine tersebut dan terbuktilah kebohongan dari gunromli. Lalu kenapa dulu gunromli bisa dengan bangga menyatakan itu semua, tetapi kini cenderung menafikannya? Bukannya dulu berbicara berdasarkan ilmu dan tidak asbun? atau sekarang sudah tobat?