Kunjungi Pesantren Temboro Magetan, Habib Salim Dipasrahi Perbaiki Kondisi Umat

Diposting pada 222 views

Ngelmu.co, MAGETAN – Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera Habib Dr Salim Segaf Al-Jufri disambut hangat para kyai dan santri saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Fatah Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan Jawa Timur pada Senin (25/2/2019).

Dalam penyampainnya saat silaturahmi, Habib Salim menyampaikan bahwa PKS dan Pesantren Al-Fatah ini sudah satu nafas dalam berdakwah.

Menteri Sosial era Presiden SBY ini mengatakan banyak alumni Temboro yang berkiprah di PKS, termasuk menjadi Anggota Dewan, dan banyak juga anggota PKS yang rutin mengikuti pengajian di Pesantren ini.

Pengasuh pesantren KH Ubaidillah Al-Ahror atau akrab disapa Gus Ubaid dalam kesempatan itu menyampaikan gagasan-gagasannya kepada PKS tentang perbaikan kondisi ummat untuk dapat direalisasikan di bumi Nusantara.

Habib Salim menyampaikan bahwa PKS memang sarana perjuangan perbaikan kondisi ummat.

 “Insya’Allah dengan kemenangan PKS, kemenangan kita bersama, akan membuat dakwah Islam akan semakin berkembang di negeri zamrud khatulistiwa ini,”kata Habib Salim dikutip dari laman PKS pada Selasa (26/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Habib Salim bersama Gus Ubaid dan pimpinan pesantren meninjau berbagai sarana prasarana pesantren, termasuk peternakan kuda dan lapangan berkuda, stadium olahraga, dan berbagai sarana lainnya.

Untuk diketahui, Pesantren Al-Fatah lebih dikenal dengan sebutan Pesantren Temboro karena mendiami areal 50 hektar desa Temboro. Karena pengaruh pesantren yang besar, desa inipun dijuluki Kampung Madinah karena kehidupannya yang bernuansakan Islam.

Sekitar 12 ribu santri menuntut ilmu di pesantren ini. Belum termasuk para Ustadz, karyawan, dan keluarganya. Santri berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Sebelumnya, Habib Salim juga, Salim menyempatkan ziarah ke makam Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang. Habib Salim juga menyambangi kediaman sahabatnya, Sholahudin Wahid atau Gus Sholah di kompleks pesantren Tebuireng, Jombang.