Berita  

Info Penggeledahan Bocor? Rini Ngaku dapat Pesan WA dari Rutan KPK

Penggeledahan KPK Bocor

Ngelmu.co – Benarkah info penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bocor?

Seorang saksi mengaku mendapat pesan dari aplikasi WhatsApp, beberapa hari sebelum penggeledahan.

Dugaan sementara, pesan tersebut berasal dari Rutan KPK.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan tiga terdakwa penyuap Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (24/7/2023).

Saksi bernama Rini Januanti ini merupakan istri dari Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung–nonaktif–Khairur Rijal.

Dalam kasus ini, Rijal berstatus tersangka penerima suap bersama Yana Mulyana.

KPK menangkap Yana Mulyana dkk dalam operasi tangkap tangan (OTT), 15 April lalu.

Dalam sidang, jaksa pun menggali soal penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK pada 18 April 2023.

Baca juga:

Sebelum rumahnya digeledah, Rini mengaku mendapat pesan misterius.

Pesan tersebut memberi tahu jika KPK akan menggeledah rumahnya.

Dalam pesan itu, Rini juga diingatkan untuk segera mengamankan surat berharga dan sejumlah uang.

Khususnya, pengirim pesan tersebut meminta Rini untuk mengosongkan saldo rekening hingga tersisa nominal Rp2 juta saja.

“Di HP itu ada isi WA seperti apa?” tanya jaksa.

“Ada, WA yang isinya mengingatkan, mengamankan surat berharga dan sejumlah uang,” jawab Rini.

Rini mengaku tidak mengetahui secara pasti identitas pengirim pesan tersebut.

Namun, si pengirim pesan mengaku sebagai teman dari Khairur Rijal, dan bernama Adi.

“Setelah itu, saksi amankan enggak uangnya?” tanya jaksa.

“Enggak, Pak. Saya enggak ngelakuin itu. Cuma baca sekilas, sudah enggak ada lagi,” jawab Rini.

Tidak puas dengan jawaban Rini, jaksa kembali mencecar, demi dapat mengungkap identitas si pengirim pesan yang sebenarnya.

Rini kemudian menduga bahwa si pengirim pesan itu ada kaitannya dengan pungli yang terjadi di Rutan KPK.

“Buka saja, tidak usah takut. Kalau misalkan di sana [Rutan KPK] jelek, kita buka sekarang, siapa orangnya,” tegas jaksa.

“Saya tidak tahu,” jawab Rini.

“Akhirnya, tahu enggak terkait apa?” tanya jaksa.

“Terkait pungli di KPK,” jawab Rini.

Baca juga:

Seperti diketahui, belakangan, terungkap adanya praktik pungli di Rutan KPK.

Dewas KPK mengungkap jika pungli ini mencapai Rp4 miliar, dan ada potensi bertambah.

Sebab, dugaannya, nilai Rp4 miliar tersebut hanya dalam kurun tiga bulan, yakni Desember 2021 hingga Maret 2022.

Masih dugaan, pungli berjalan agar petugas memberikan fasilitas tambahan di dalam rutan.

Menurut KPK, rutan adalah tempat yang terbatas, baik dari akses komunikasi maupun fasilitas.

Dugaannya, pungli alias ‘pelicin’ adalah untuk memperlancar keluar masuk uang dan alat komunikasi ke rutan KPK.

KPK mengaku tengah menyelidiki praktik pungli ini, dan menduga ada puluhan petugas yang terlibat.

Namun, terkait pesan WhatsApp yang diungkap oleh Rini, KPK belum berkomentar.