Kepolisian Mumbai Bakal Panggil Politikus India yang Hina Nabi Muhammad

  • Bagikan
Politikus India Hina Nabi

Ngelmu.co – Mewakili kepolisian Mumbai, Sanjay Pandey menyampaikan bahwa pihaknya bakal memanggil Nupur Sharma.

Pasalnya, politikus yang muncul di hadapan publik ketika debat di televisi itu telah menghina Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Maka polisi pun akan memanggil Sharma, yang negara kenal sebagai juru bicara Partai Bharatiya Janata (BJP).

Ia harus memenuhi panggilan tersebut, atas dugaan penistaan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Nantinya, kepolisian Mumbai, pun mengaku akan merekam pernyataan yang bersangkutan.

Sebagai informasi, Sharma melontarkan penghinaan terhadap Rasulullah, kala terlibat debat tentang Shivling.

Tepatnya, Shivling yang ditemukan dalam struktur Gyanvapi, yang disengketakan.

Hingga berita ini ditulis, sudah dua surat pemanggilan yang dibuat untuk Sharma, di Maharashtra.

Pertama, atas perintah Akademi Raza, sementara yang kedua dari Kantor Polisi Mumbra.

Mengutip Opindia, Sharma didakwa berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) India (IPC) Pasal 295.

Tepatnya, untuk tindakan jahat yang disengaja, di mana maksudnya adalah membuat marah umat beragama; dari kelas mana pun.

Baik dengan menghina agama lain, ataupun keyakinan agamanya sendiri.

Jelasnya adalah 153 A, karena kasus Sharma sama dengan mempromosikan permusuhan antara berbagai kelompok.

Begitu juga 505 (2), karena Sharma, membuat pernyataan yang masuk kategori kejahatan publik.

“Kepolisian Mumbai akan segera mengirim panggilan ke juru bicara BJP [yang ditangguhkan] Nupur Sharma, dan merekam pernyataannya.”

“Sehubungan dengan dugaan komentarnya terhadap Nabi Muhammad, selama debat berita tentang masalah Gyanvapi.”

Baca Juga:

  • Bagikan