Kiai Ma’ruf Akan Kampanye di Daerah saat Pilpres 2014 Jokowi Kalah

Ngelmu.co – Bakal calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin, akan berbagi tugas saat kampanye perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di sejumlah daerah. Pembagian tugas tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Golkar, Lodewijk Fredrich.

Lodewijk menuturkan bahwa pembagian daerah antara Jokowi-Ma’ruf, disesuaikan dengan evaluasi kemenangan pada Pilpres 2014 silam. Lodewijk menyatakan bahwa Jokowi dan Kiai Ma’ruf akan menggarap peta yang berbeda.

Baca juga: Ma’ruf: Pemerintahan Sebelum Jokowi Bagikan Tanah ke Konglomerat

Hal tersebut sedang didiskusikan  oleh tim kampanye. Lodewijk pun mengatakan bahwa termasuk konten apa yang disusun, karena evaluasi konten 2014 sudah ada.

Lodewijk mengungkapkan bahwa beberapa daerah pada Pilpres 2014 yang menelan kekalahan bagi Jokowi, akan diperbaiki oleh sosok Kiai Ma’ruf. Lodewijk menyebut, jika melihat kembali peta pilpres 2014, Jokowi mengalami kekalahan di sejumlah daerah yang berbasis massa Islam, maka daerah-daerah ini lah yang akan digarap oleh Kiai Ma’ruf.

Baca juga: Kata Kiai Ma’ruf Soal Diintimidasinya Ustaz Abdul Somad

“Provinsi di mana Pak Jokowi kalah, katakanlah Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, Gorontalo dan NTB (Nusa Tenggara Barat), ‘kan kalau kita lihat itu basis Islam. Insyaallah Pak Ma’ruf Amin akan mampu mengeliminir itu,” kata Lodewijk, dikutip dari Kumparan.

Perlu diketahui bahwa masa kampanye Pilpres 2019 akan dibuka pada 23 September 2018-13 April 2019. Unterbagai alat peraga, seperti baliho dan billboard bagi pasangan capres-cawapres akan difasilitasi Komisi Pemilihuk ban Umum (KPU).