Imam Budi Afifah Pilkada Depok

Klarifikasi Imam Budi Usai Dituding Lecehkan Rivalnya di Pilkada Depok Afifah

Diposting pada 148 views

Ngelmu.co – Imam Budi Hartono, mengklarifikasi tudingan dari sesama bakal calon wakil wali kota Depok, Afifah Alia. Sebab, ia disebut telah melakukan pelecehan secara verbal saat pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat.

Awalnya, jelas Imam, saat sedang menunggu pembagian kamar, ia mencoba mencairkan suasana.

Imam, pun melempar candaan ke pasangannya, cawalkot Mohammad Idris, Pradi Supriatna, dan Afifah.

“Tiba-tiba datang petugas rumah sakit, memberitahu bahwa satu kamar di-isi satu orang, karena pademi COVID-19,” tuturnya, seperti dilansir Berita Satu, Kamis (10/9).

“Saya tanya kepada petugas, sambil bercanda, ‘Memang tidak boleh berdua, ya? Wah, kalau boleh berdua, saya bisa satu kamar sama Afifah’,” sambung Imam.

“Tapi ada kalimat saya yang tak terdengar oleh Ibu Afifah,” lanjutnya lagi.

“Saya bilang, ‘Afifah cucu saya’, karena saya memang punya cucu bernama Afifah, yang usianya 1,5 tahun,” jelas Imam.

Ia meyakini, Afifah, tak mendengar kalimat tersebut, karena Imam, menggunakan masker dan face shield, sehingga suaranya kurang jelas.

“Saya tanya Pak Idris, beliau dengar kok, kalau saya bilang Afifah itu adalah cucu saya,” kata Imam.

Ia pun menegaskan, jika dirinya tak bermaksud melecehkan Afifah, secara verbal.

Imam juga menekankan, bahwa dirinya tidak mungkin ingin tidur bersama, apalagi di rumah sakit.

“Kalau tidur bareng, sama istri, ya pastinya. Saya tidak ada niat sama sekali untuk melecehkan Bu Afifah,” ujarnya.

“Saya mau minta maaf juga bagaimana ya, karena Bu Afifah sendiri, yang tidak mendengar perkataan lengkap saya,” imbuh Imam.

Baca Juga: Sederet Menteri Jokowi Protes Anies soal PSBB Total Jakarta

Sebelumnya, Afifah–pasangan dari Pradi Supriatna di Pilkada Depok–mengungkapkan kekesalannya kepada Imam.

Ia mengaku, merasa dilecehkan oleh rivalnya itu, saat menjalani kewajiban melakukan tes kesehatan di RS Hasan Sadikin, Bandung, 8 September 2020.

“Pada hari pertama pemeriksaan kesehatan, para kandidat Pilkada Depok, diberikan kamar isolasi,” kata Afifah, Kamis (10/9).

Ketika petugas RS, menginformasikan kamar, Afifah, merasa dilecehkan oleh Imam.

“Tiba-tiba Pak Imam Budi, melontarkan ujaran, ‘Sekamar sama saya saja Bu Afifah’,” ungkap Afifah.

“Di situ ada Pak Idris yang mendengar, lalu tertawa terbahak-bahak, sambil jarinya menunjuk Pak Imam,” sambungnya.

Afifah mengaku geram, tetapi memilih diam. Di lokasi juga tak ada tim yang mendampingi, karena peraturan.

Insiden itu, baru Afifah ungkap, kepada timnya dalam perjalanan pulang.

“Tim yang mendampingi saya marah mendengarnya. Jika itu adalah candaan, sangat tidak pantas candaan itu dilontarkan oleh calon pemimpin kota,” bebernya.

“Candaan itu menyiratkan ketidakpedulian terhadap perempuan, candaan yang mengandung pelecehan,” lanjut Afifah.

“Apa maksudnya melontarkan ‘Sekamar sama saya saja, Bu Afifah’, ketika pembagian kamar isolasi bagian dari prosedur pemeriksaan kesehatan paslon?” pungkasnya bertanya.