Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Sopir GrabCar di Sukabumi

Diposting pada 56 views

Ngelmu.co – Mulud (54), warga Jatipadang, Pasar Mingggu, Jaksel ditemukan tewas di Cisolok, Sukabumi. Saat ditemukan, ada tanda kekerasan di tubuh korban. Diketahui Mulud merupakan pensiunan pegawai di SMA Negeri 28 Jakarta. Sebelum ditemukan tewas, Mulud dilaporkan telah hilang selama 10 hari.

Penemuan mayat Mulud ini sendiri terjadi pada hari Senin (25/12) lalu di area persawahan. Seminggu sebelum penemuan mayat ini, di area sekitar lokasi, warga menemukan ada plastik hitam berisi baju koko dan juga tanda pengenal SIM.

Saat itu, salah seorang warga yang menemukan mayat korban langsung melapor ke Polsek Cisolok. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan dilakukan. Korban ternyata adalah sopir GrabCar. Dan terakhir pamit ke keluarga hendak mengantar penumpang menggunakan mobil Datsun Go.

Pada kasus Mulud, penyidik Polres Sukabumi dan Polda Jabar dipimpin AKP Dhoni Erwanto telah bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. Alhamdulillah, pada akhirnya komplotan perampok dan pembunuh Mulud ditangkap, tidak lama sejak jasad korban ditemukan.

Menurut Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto dalam keterangannya, Minggu (31/12) pagi, penangkapan pada pelaku ini dilakukan sejak 25 Desember lalu. Para tersangka ditangkap 25 Desember malam.

“Tersangka IS (32), sebagai penerima gadai mobil Datsun, lalu R (30) yang menjual mobil ke IS, lalu UH yang menjadi perantara penjualan mobil. Penangkapan dilakukan di Cidahu, Sukabumi,” kata Agung. 

Penyidik masih mencari tersangka lainnya, yakni pemesan via aplikasi. Hingga akhirnya dini hari tadi di Terminal Kp Rambutan, penyidik Polda Jabar menangkap YAS alias Vino, yang merupakan pelaku utama.

“Vino ini yang memesan via aplikasi. Pelaku warga Bojonggede, Depok,” tegas Dirkrimum Polda Jabar Kombes Umar S Fana dalam keterangannya.

Penyidik kepolisian sudah mengamankan barang bukti mobil Datsun Go milik korban dengan No. Pol B 1217 ZFX, sesuai aplikasi di Grab. STNK dengan No Pol B 1217 ZFX, serta identitas korban, dan baju milik korban.

“Pelaku lainnya P dan D warga Bojonggede masih dicari,” tutup Umar.