PSI Curang, Palsukan Tanda Tangan Seorang Dokter

  • Bagikan
PSI Curang

Ternyata PSI Curang. PSI sudah jumawa bisa lolos verifikasi dan syarat pendukung. Partai Solidaritas Indonesia boleh optimis berharap lolos di tahap terakhir ini, verifikasi faktual, Sehingga pada 16 Februari nanti PSI masuk pada jajaran partai peserta pemilu 2019. Namun ternyata ada temuan bahwa PSI Curang, Palsukan Tanda Tangan Seorang Dokter muda. Hasto Harsono, Dokter yang menemukan bukti pemalsuan tanda tangannya sudah pernah posting di Facebook atas temuannya itu.

Hasto menulis pada akun facebooknya : “Apa kira-kira alasan FB menghapus postingan saya kemarin? Ketika seorang warga NKRI dicomot fotokopi kartu identitasnya dan dipalsukan tanda tangannya oleh oknum sebuah partai lalu memprotesnya di muka publik, apakah itu hate speech? Apakah saya menyebarkan berita palsu (hoax)? PSI Curang. Fotokopi KTP saya digunakan oleh oknum Partai Solidaritas Indonesia dan tanda tangan saya dipalsukan untuk kepentingan mereka. Ini adalah cara-cara Machiavellians, politik bebas nilai yang menghalakan segala cara.

“Kira-kira mau kemana arah partai yang untuk menghimpun dukungan agar bisa ikut Pemilu pakai cara ngembat KTP dan memalsukan tanda tangan tanpa sepengetahuan pemiliknya? Datanya disalah gunakan untuk pendaftaran Partai Solidaritas Indonesia. Karena peduli, saya bersuara.” Lalu bagaimana sebuah partai yang baru saja lahir bisa melakukan kecurangan seperti itu? bagaimana nantinya? Padahal PSI mencitrakan sebagai partai orang baik yang tidak membeberkan Rahasia para donatur PSI. Dokter hasto pun melampirkan beberapa foto bukti PSI Curang atas pemalsuan data.

Pada kesempatan yang berbeda, Dikutip dari Tribunnews.com. Pada tanggal 21 desember, Rombongan KPU Kota Depok saat mengunjungi Kantor PSI Depok untuk melakukan verifikasi faktual di Depok. Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok disambangi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok. Kedatangan KPU Depok yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Depok, Titik Nurhayati, itu untuk melakukan verifikasi faktual. Ketua DPD PSI Depok, Ferry Batara, menyatakan DPD PSI Kota Depok telah melengkapi dan memenuhi persyaratan verifikasi faktual. Ia pun meyakini kesiapannya di setiap kecamatan dan kelurahan yang ada di Depok.

Selain mengawal ketat verifikasi, Ferry mengungkapkan, DPD PSI Depok juga mempersiapkan perekrutan calon legislatif (caleg) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Depok. Respon warga terhadap kelolosan verifikasi faktual dan seleksi caleg PSI, menurut Ferry, sangat positif. Terlebih, katanya, seleksi calegnya dilakukan terbuka dan demokratis. Ferry mengajak semua lapisan masyarakat Depok bersama-sama mendukung PSI dengan visinya antikorupsi dan antiintoleransi.

Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati menuturkan dalam verifikasi faktual itu pihaknya meminta agar berkas mereka dikumpulkan untuk diperiksa satu per satu, yakni mulai dari Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), domisili kantor hingga keterwakilan perempuan dalam pengurus partai. Dari hasil verifikasi sementara, katanya DPD PSI Depok dinyatakan memenuhi syarat. “Secara prinsip dan faktual syaratnya sudah dipenuhi dan cocok,”

Lalu bagimana nasib PSI? terlebih lagi Hasto sudah melaporkan ke KPU. Walaupun memang baru ketahuan satu kasus. Jika seperti ini, mungkin akan selesai dengan permintaan maaf dan ampun atas khilaf diatas materai 6000.

  • Bagikan
ngelmu.co