Tanya Warganet untuk 4 Konten YouTube Deddy Corbuzier

  • Bagikan
Warganet YouTube Deddy Corbuzier

Ngelmu.co – Melalui akun @zomet13, seorang pengguna media sosial Twitter, melayangkan tanya kepada Deddy Corbuzier.

“Konten yang katanya untuk smart people? Deddy Corbuzier, apakah Anda kehilangan pikiran, cuma gegara mengejar AdSense, doang?”

Warganet tersebut melayangkan tanya sembari melampirkan hasil tangkapan layar dari empat siniar yang terunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

  1. ‘Pasangan Lesbian Paling Cetar.. Suntik Hormon dll -Blak Blakan (Jeje-Nino)’, yang Deddy, unggah dua tahun lalu;
  2. ‘Cewe Nikah sama Cewe♥️.. Yumi INTM – Deddy Corbuzier Podcast’, yang terunggah satu tahun lalu;
  3. ‘Transgender Paling Sexseeh‼️ – Dinda Syarif – Deddy Corbuzier Podcast’, yang Deddy, unggah enam bulan lalu; dan
  4. ‘Tutorial Jadi Gay di Indo‼️=Pindah ke Jerman (tonton sblm ngamuk) Ragil and Fred-Podcast’, yang terunggah pada Sabtu (7/5/2022).

Sebelum gaduh dan panen kritik, Deddy mengunggah siniar tersebut dengan judul ‘Tutorial Jadi Gay di Indo‼️-Kami Happy Loh..-Ragil and Fred-Deddy Corbuzier Podcast’.

Dari empat siniar tersebut, tiga di antaranya sudah tidak lagi terdapat di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Pengguna Twitter @zomet13, juga melayangkan tanya, setelah Deddy, menggaduhkan media sosial.

Baca Juga:

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis, bahkan turut bicara.

Melalui akun Twitter pribadinya, ia menekankan, “LGBT itu ketidaknormalan yang harus diobati, bukan dibiarkan dengan dalih toleransi.”

“Meskipun itu bawaan lahir, bukan itu kodratnya,” sambung Kiai Cholil.

“Manusia itu, yang normal adalah laki-laki berpasangan dengan perempuan. Begitu juga sebaliknya,” imbuhnya lagi.

“Janganlah kita ikut menyiarkan pasangan LGBT itu,” tegas Kiai Cholil.

Di sisi lain, hashtag ‘Unsubscribe Podcast Corbuzier’ juga menjadi trending di media sosial Twitter–Indonesia–hingga Selasa (10/5/2022) siang.

Hal tersebut adalah imbas Deddy, mengundang pasangan sesama jenis; Ragil Mahardika dan Frederick Vollert, ke siniarnya.

Pengguna Twitter, @PurnamaRie, bilang, “Semenjak Deddy mem-bully santri penghafal Al-Qur’an, saya sudah #UnsubscribePodcastCorbuzier.”

“Take down video LGBT, backup-nya langsung ke Miftah, padahal, ya, sama saja, mau apa pun narasinya. #UnsubscribePodcastCorbuzier,” sentil @zulfadhliashari.

Begitu juga kata @_T0ean__M0eda_. “Homoseksual, lesbian, bukanlah suatu takdir bagi seseorang, melainkan hanyalah penyakit yang harus diobati.”

“Hilangkan sifat gampang kagum terhadap sesuatu yang merusak. Lakukan dengan benar! #UnsubscribePodcastCorbuzier,” tegasnya.

Deddy Minta Maaf

Setelah beberapa hari, dan kegaduhan di berbagai media sosial tidak kunjung reda, Deddy akhirnya meminta maaf.

Dalam siniar terbarunya, Deddy bicara dengan Miftah Maulana Habiburahman (Gus Miftah).

Ia mengunggah video 42 menit 52 detik, berjudul ‘Kita Harus Bicara Tentang Ini.-Gus Miftah-Deddy Corbuzier Podcast’, Selasa (10/5/2022).

Lalu, melalui akun Instagram pribadinya, @mastercorbuzier, Deddy mengunggah kutipan dari siniar tersebut.

Ia juga melengkapi unggahannya itu dengan takarir sebagai berikut:

Seperti biasa, ketika gaduh di media sosial. Saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Syawal.

Sejak awal, saya bilang, tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia.

Hanya membuka fakta, bahwa mereka ada di sekitar kita, dan saya pribadi, merasa tidak berhak men-judge mereka.

Mereka menyimpang, saya paham, dan saya tidak mendukung hal itu.

Tapi fenomena itu nyata dan ada di sekitar kita. Itu yang saya bahas.

Masalah kenapa saya undang mereka, kenapa judulnya gitu, dan lain-lain. Kita bahas semua [di video terbaru bersama Gus Miftah].

Sekali lagi mohon maaf buat semua pihak yang terimbas akan hal ini, termasuk mereka. 🙏

Saya hapus videonya, tetapi saya tetap percaya, mereka manusia.

Semoga mereka menemukan jalan yang lebih baik. Maaf untuk semua.

  • Bagikan