Terkait Corona, Victoria-Australia Waspadai ‘Mereka’ yang Datang dari Indonesia

  • Bagikan
Baca Juga: Dianggap 'Hinaan' oleh Menkes, Peneliti Hardvard Berikan Jawaban soal Riset Corona

Ngelmu.co – Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus terkait virus Corona di Tanah Air, kedatangan pihak manapun dari Indonesia, tetap menjadi salah satu hal yang di-waspadai oleh pemerintah negara bagian Victoria, Australia.

Peringatan Departemen Kesehatan Victoria

Seperti peringatan kesehatan yang disampaikan oleh VicHealth—Departemen Kesehatan Victoria—Sabtu (15/2).

Dalam peringatan disebutkan, jika ‘mereka’ baru tiba dalam 14 hari terakhir, maka bisa mendapat pengetesan klinis.

‘Mereka’ yang dimaksud, di antaranya berasal dari Indonesia, Hong Kong, Jepang, Singapura, dan Thailand.

Sebelumnya, sejumlah pakar dan organisasi kesehatan dunia, juga meragukan tidak ditemukannya kasus Corona di Indonesia.

Ada beberapa alasan, mengapa Indonesia mengatakan ‘masih negatif corona’.

Salah satunya adalah tidak ada tes klinis bagi mereka yang tak menunjukkan gejala, meski memiliki resiko tinggi tertular.

“Karena tingginya angka perjalanan dan juga perubahan epidemiologi virus corona (COVID-19), para dokter disarankan untuk melakukan tes, termasuk virus Corona, bagi mereka yang pernah melakukan perjalanan di Hong Kong, Indonesia, Jepang, Singapura, dan Thailand, dalam masa 14 hari, sebelum adanya gejala tertentu,” demikian kutipan pernyataan VicHealth.

Maka itu, jika mereka melakukan perjalanan ke negara-negara yang disebutkan di atas dalam 14 hari terakhir, kemudian menunjukkan gejala gangguan pernapasan akut, seperti sesak napas atau batuk, diminta untuk segera ke dokter, untuk kemudian di-diskusikan, jika perlu dilakukan tes untuk virus Corona.

“Risiko mereka terkena virus Corona rendah. Namun, jangan ragu untuk datang ke dokter Anda, dan menjelaskan ke mana saja Anda pergi selama beberapa pekan terakhir,” lanjut VicHealth.

Baca Juga: Dianggap ‘Hinaan’ oleh Menkes, Peneliti Hardvard Berikan Jawaban soal Riset Corona

Sejauh ini, VicHealth sudah menetapkan tiga kategori terkait virus Corona:

  1. Sudah pasti terkena,
  2. Mereka yang masih dicurigai, dan
  3. Mereka yang masih diselidiki.

Person Under Investigation

Pihaknya mewaspadai, mereka yang masuk kategori ‘person under investigation’ [mereka yang sedang diselidiki].

“Bila menurut dokter seseorang yang sebelumnya dalam kategori ‘masih diselidiki’ kemudian perlu dilakukan tes, maka orang tersebut statusnya naik menjadi ‘mereka yang dicurigai,” jelas VicHealth.

Selain kategori mereka yang diselidiki, sejauh ini pembatasan sudah diberlakukan terhadap mereka yang baru datang dari Cina, selama dua pekan terakhir.

Dilansir abc.net.au, mereka diminta untuk tidak keluar rumah selama dua pekan berikutnya.

Tetapi aturan ini hanya berlaku bagi mereka yang datang dari Cina Daratan, tak termasuk Hong Kong, Macau, dan Taiwan.

Hingga saat ini, sudah ada empat kasus Corona di negara bagian Victoria, Melbourne, Australia.

Sementara di negara bagian New South Wales, tercatat empat kasus positif, sementara 159 kasus lainnya masih dalam penyelidikan.

Sedangkan di negara bagian Queensland, lima orang dinyatakan positif tertular virus Corona.

Secara keseluruhan, Austaralia masih memberlakukan larangan perjalanan dari Cina, dan akan diperpanjang, setidaknya hingga 22 Februari mendatang.

Itulah sebabnya, sekitar 80 persen—100 ribu mahasiswa asal Cina yang sudah terdaftar di berbagai universitas di Australia—hingga saat ini belum tiba, meski tahun ajaran baru 2020 akan segera dimulai.

  • Bagikan