“Wali Kota Termiskin di Dunia, Tapi Amat Kaya Jiwa dan Nuraninya”

Diposting pada 275.092 views

Ngelmu.co – Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah kembali mencuri perhatian warganya. Seorang pria bernama Fakhni Armen, membagikan rasa syukurnya karena memiliki Wali Kota seperti Mahyeldi.

Fakhni menilai pria berusia 52 tahun itu sebagai Wali Kota termiskin di dunia, tetapi sangat kaya hatinya. Berikut kisah yang dituliskan melalui media sosial Facebook itu:

“Ini Wali Kota saya, mana Wali Kota-mu?

Tiap malam di bulan Ramadhan, di waktu sahur, Wali Kota saya keliling pelosok wilayahnya, mencari rumah-rumah warga miskin. Mengetuk pintu reotnya, lalu mengajak pemilik rumah makan sahur bersama, dengan makanan yang dibawa oleh rombongan Pak Wali.

Inilah Wali Kota termiskin di dunia, tapi amat kaya jiwa dan nuraninya,” tulis Fakhni Armen.

Diketahui, Mahyeldi memang sudah menjalani program “Singgah Sahur” sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Padang, 13 Mei 2014 silam. Ia mendatangi rumah-rumah warga kurang mampu, di setiap bulan Ramadhan, untuk santap sahur bersama.

Tempat tinggal yang sebelumnya sudah di-survei terlebih dahulu, karena setelah dikunjungi, rumah tersebut akan dibedah, sehingga layak ditempati sebelum Idul Fitri tiba.

Melihat kenyataan ini, masyarakat yang membaca postingan Fakhni pun menuliskan komentarnya:

Aria: Next gubernur Sumatera Barat.
Arwis Gando: Inilah pemimpin yang Islami.
Samuel Abdurrahman: Saya kenal dan berteman dengan beliau sejak 33 tahun yang lalu. Kami sama-sama masuk kuliah di tempat yang sama, yaitu fakultas pertanian UNAND. Dari masuk kuliah sampai saat ini, belum pernah terdengar yang jelek pada pribadi dirinya. Dari masuk kuliah, semua teman sudah tahu tentang kebaikan, kepedulian, dan kesalehan dia. Mahyeldi, semoga Allah terus meridhoi hidupmu, aamiin
Wawan Suhrawan: SAYA BANGGA DENGAN BUYA MAHYELDI, WALAUPUN SAYA ORANG JAWA BARAT
Mustofa Pembelajar: Semoga Allah beri kesempatan Buya Mahyeldi menjadi Gubernur-nya orang Sumbar dan Presiden-nya orang Indonesia. Aamiin yaa mujibassailin.

Bukan hanya masyarakat yang dibuat kagum olehnya, sebab tahun 2013 lalu, saat dirinya masih menjadi Calon Wali Kota, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mendatangi Mahyeldi, untuk melakukan klarifikasi berkaitan dengan harta kekayaan yang ia miliki.

Karena jumlahnya tak lebih dari Rp250 juta, angka yang jauh di bawah calon-calon lainnya.