Bikin Kece Bonyok, Irjen Napoleon Siap Tanggung Jawab

  • Bagikan
Irjen Napoleon Bikin Kece Bonyok

Ngelmu.co – Irjen Napoleon Bonaparte, mengaku siap bertanggung jawab atas semua tindakannya terhadap tersangka penista agama, M Kece (Kasman).

Irjen Napoleon Bonaparte. Foto: Detik/Ari Saputra

Sebagai terpidana suap dan penghapusan red notice Djoko Tjandra, Napoleon, berada satu blok tahanan dengan Kece, di Rutan Bareskrim.

Menurut Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian, selain menganiaya Kece, Napoleon juga melumuri tubuh yang bersangkutan dengan kotoran.

Meski kasus penganiayaan ini tengah dalam tahap penyidikan [Bareskrim juga akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka], dan kuat dugaan, Napoleon akan kembali menjadi tersangka, ia mengaku tak menyesal.

Melalui surat terbukanya, Napoleon menyampaikan pernyataan tersebut dengan gamblang.

Berikut seutuhnya:

Saudara-saudaraku sebangsa dan se-Tanah Air,

Sebenarnya, saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua. Namun, saat ini, saya tidak dapat melakukannya.

Terkait simpang siurnya tentang penganiayaan terhadap Kace, dapat saya jelaskan sebagai berikut:

1. Alhamdulillah, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang Muslim, dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin.

2. Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak dengan Allah-ku, Al-Qur’an, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan akidah Islam-ku.

Karenanya saya bersumpah, akan melakukan tindakan terukur apa pun, kepada siapa saja yang berani melakukannya.

3. Selain itu, perbuatan Kace dan beberapa orang tertentu, telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

4. Saya sangat menyayangkan, bahwa sampai saat ini, pemerintah belum juga menghapus semua konten di media yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu.

5. Akhirnya, saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kace, apa pun risikonya.

Semoga kita semua selalu berada dalam perlindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan hidup rukun sebagaimana yang ditauladani oleh para pendiri bangsa kita.

Jakarta, September 2021

Baca Juga:

Salah satu pengacara Napoleon, yakni Putri Maya Rumanti, telah mengonfirmasi surat terbuka itu.

“Iya, itu dari bapak,” tuturnya.

Namun, mengutip Kumparan, pada Ahad (19/9) kemarin, Brigjen Pol Andi mengatakan, “Surat terbuka tak pengaruh pada proses penyidikan.”

Sementara berdasarkan foto yang beredar, nampak Kece, mengalami lebam pada mata sebelah kiri, akibat dugaan penganiayaan.

Melalui pengacaranya, Kece pun melaporkan kejadian itu kepada Bareskrim Polri, dan sejauh ini telah diperiksa tiga orang saksi.

Baca Juga:

Sebelumnya, pada Selasa (24/8) malam, aparat menangkap Kece, di tempat persembunyiannya, di Kabupaten Badung, Bali.

Penyidik menyita barang bukti seperti dua unit ponsel, tiga SIM card, dua modem Wi-Fi, satu recorder, dan satu power bank.

Penyidik juga menyita satu kartu keanggotaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) atas nama M Kasman, KTP.

Begitu pun dengan kartu pers hukum kriminal news, kartu NPWP, tiga ATM, dan kartu elektronik Commuter Line.

Menurut kuasa hukum Kece, yakni Sandi E Situngkir, sejak 2001, kliennya resmi beragama Kristen.

“Sedikit di bawah pendeta. Setelah ia meninggalkan keyakinan lama, dibaptis. Ia semata-mata bukan YouTuber, tapi juga pendeta,” akuan Sandi.

  • Bagikan