Kritik Abu Janda, Aktivis Barisan Ksatria Nusantara: Cukup Sudah!

  • Bagikan
Rakhmad Zailani Kiki Abu Janda

Ngelmu.co – Selain tentang eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, berbagai pihak juga mengkritik cuitan Abu Janda [Permadi Arya] soal ‘yang Arogan di Indonesia Itu adalah Islam’ di akun Twitter pribadinya, @permadiaktivis1, pada Ahad (24/1) lalu.

Salah satunya keluar dari aktivis Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Ustaz Rakhmad Zailani Kiki. Berikut selengkapnya:

Assalamu’alaikum, yang terhormat Saudara Permadi Arya aka Abu Janda. Tulisan ini saya buat untukmu, mewakili ulama dan aktivis NU [Nahdlatul Ulama] yang tergabung di BKN.

Secara terbuka, kami menyatakan, bahwa kami sangat menyesali atas postinganmu di media sosial, tentang Islam sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli, kearifan lokal.

Bagi kami, pernyataan Anda ini sudah offside, kontraproduktif, provokatif, dan blunder, jika Anda masih mengaku sebagai orang atau aktivis NU.

Kami melihat, Anda belum paham tentang adab, sopan santun, di Ahlussunnah wal Jama’ah, dalam melakukan kontra narasi terhadap kelompok Islam lain yang berbeda paham dengan NU, atau ormas Islam wasatiyah lainnya.

Anda juga belum paham, tentang relasi ajaran Islam dengan bangsa Arab. Relasi budaya Arab dengan ajaran Islam, dan relasi budaya Arab dengan budaya Nusantara.

Dengan kata lain, Anda, masih sangat awam dengan tarikh, sejarah masuknya Islam di Nusantara, di Indonesia.

Wahai saudara Permadi Arya atau Abu Janda, dakwah itu, baik di mimbar atau di media sosial, adalah merangkul, bukan memukul tanpa adab.

Jika ada ketidakbenaran di kelompok Islam lain dan dianggap musuh, lakukan dengan cara yang ma’ruf. Dengan kebaikan di atas rata-rata atau ihsan, dan atau tempuhlah jalur hukum.

Cukup sudah, Abu Janda! Kami tidak akan menggurui dan mengajari Anda di surat terbuka ini, menyita ruang ini.

Silakan Anda hubungi kami, bertemulah dengan alim ulama yang memahami tentang ini.

Datangi mereka di PBNU, PWNU, PCNU, MWC, atau di ormas Islam wasatiyah lainnya.

Belajarlah, nyantrilah!

Dan sekali lagi, cukup sudah, Abu Janda, untuk bermedia sosial dengan membentur-benturkan Islam dan Arab, atau kami akan melawanmu dengan cara kami!

Baca Juga: Abu Janda, “Yang Arogan di Indonesia Itu adalah Islam”

Sebelumnya, Abu Janda menyampaikan narasi kontroversial di akun Twitter pribadinya, @permadiaktivis1, Ahad (24/1) lalu.

Dengan gamblang, ia menyebut Islam, sebagai agama pendatang yang arogan di Indonesia.

“Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam, sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat.”

Lemparan narasi kontroversial, memang menjadi kebiasaan Abu Janda. Jauh sebelum ini, sudah beberapa kali, ia melakukan hal yang sama.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ngelmu.co