Opini  

Persija Juara dan Minimnya Anies Dalam Sorotan Kamera TV

 

1. Rasanya tak mungkin Anies tak ada di GBK, semua Jak Mania tahu, Anies mengirim 2000 orang utk membereskan GBK agar bisa digunakan pada laga ini. Karena sehari sebelumnya GBK digunakan acara lain dan pihak GBK tidak sanggup bila membereskan dalam sehari. Sepanjang 45 menit tak ada wajah Anies dalam liputan.

2. Ketika host mengucapkan terimakasih laga ini bisa terselenggara di GBK, dia tak menyebut sama sekali peran Gubernur.
Sepertinya sudah menjadi kesepakatan utk selalu memblock Anies dalam setiap kemuncunannya di GBK. Media TV seperti sudah dapat intruksi kemana camera harus mengarah dan siapa yang tak boleh diliput. ini 45 menit pertama. Kita tunggu babak selanjutnya.

Setelah laga berakhir, Anies hanya di sebut sekali itupun karena terlanjur terlihat oleh kamera di lapangan

3.Sepanjang babak kedua tetap wajah Anies tak nampak dilayar kamera tv, dan sampai berakhirnya pertandingan, Anies juga tak mendapat liputan yang proporsional. Sebagai Gubernur DKI dan sebagai orang terlibat dan berusaha sepenuhnya agar laga terakhir Persija bisa menggunakan GBK.
Tapi Jakmania tahu siapa yg bekerja jakmania dgn penuh suka cita menyambutnya. Walau pecundang tetap berusaha meniadakan perannya.

4.Sungguh televisi telah menjadi aparat kekuasaan untuk tidak memberi tempat pada Anies sebagaimana terjadi saat Asian Games dan bahkan pada saat Persija menjadi juara dalam Piala Presiden, Anies dihadang paspamres. Kali ini mereka tak bisa menghadang Anies, namun kamera televisi sepertinya dihadang untuk tidak meliputnya.

5.Negeri ini semakin kampungan dalam praktek demokrasi.

Geisz Chalifah