Saeful Bahari Resmi Menjadi Tersangka, Tagar #TangkapHastoPDIP Jadi Trending Topik

Saeful Bahari Resmi Menjadi Tersangka, Tagar #TangkapHastoPDIP Jadi Trending Topik

Diposting pada 2.762 views

Ngelmu.co – Tagar #TangkapHastoPDIP menjadi trending topik di Twitter pada Jumat (10/1/2020). Tagar ini mencuat lantaran, orang kepercayaan Hasto Kristiyanto, Saeful Bahari, resmi mengenakan rompi oranye, sebagai tersangka kasus OTT KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam kasus suap.

Saeful Bahari Resmi Menjadi Tersangka, Tagar #TangkapHastoPDIP Jadi Trending Topik

Saeful Bahari Resmi Menjadi Tersangka

Saeful keluar dari ruang penyidik KPK sekitar pukul 02.19 dini hari. Saat menuju mobil tahanan, ia tak banyak biacara mengenai detail kasus yang menyeret namanya itu.

“Prosesnya sudah selesai, tinggal tanya ke penyidik,” kata Saeful di Gedung Merah Putih KPK, Jumat dini hari (10/1).

Namun, para pewarta tersebut terus mencecarnya terkait keterlibatan Hasto yang disebut menjadi pemberi uang suap untuk Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum), Wahyu Setiawan.

Seolah tampak kesal karena dicecar pertanyaan tersebut, akhirnya ia membuka suara, dan membenarkan bahwa sumber uang suap tersebut berasal dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

“Iya, iya (dari Hasto),” katanya.

Tagar #TangkapHastoPDIP Jadi Trending Topik

Lebih dari 1.000 tweet menyematkan tagar #TangkapHastoPDIP, salah satunya dari politisi Partai Gerindra, Iwan Sumule, ia mengatakan bahwa dirinya tak yakin jika staf memiliki inisiatif sendiri untuk melakukan suap kepada Komisioner KPU RI.

“Nah Lhoo…Gue bilang juga ape. Tak mungkin juga “staf” punya inisiatif sendiri untuk suap Komisioner @KPU_RI, Wahyu Setiawan, tanpa perintah pimpinan (Hasto). Mencret benaran ente, Hasto. Jangan lupa trus kantongi ORALIT. Iya gak sih? @KPK_RI,” kata Iwan Sumule yang melengkapi cuitannya dengan tagar #TangkapHastoPDIP.”

Selain Iwan, banyak juga netizen lain yang juga menyematkan tagar serupa dalam cuitannya. Diantaranya sebagai berikut:

@regina_roring2: “Koruptor harus dihukum mati seperti yang dikatakan Pak Jokowi. #TangkapHastoPDIP.”

@965261739KLBg33: “Sudah sepantasnya semua MALING (koruptor) di Negeri ini diberi HUKUMAN MATI! #TangkapHastoPDIP. Mereka tak hentinya membuat kegaduhan, kerusakan bahkan perpecahan bangsa #TangkapHastoPDIP. Mereka tidak pernah mau peduli semua kerusakan & darah yang tertumpah akibat perilakunya.”

@MRW_Mrone: “Bukan cuma #TangkapHastoPDIP. Tapi, semua yang terlibat di dalamnya harus diseret. Ketanya paling NKRI.”

@pisang_anak: “Sungguh sedih melihat realita kehidupan negara ini sekarang, rasanya sia-sia darah dan air mata para pahlawan dulu yang jatuh membasahi tanah negara ini. Terpecah belah karena ambisi. Dan semua ini terjadi dari kemunculan duo orang dari negeri api #TangkapHastoPDIP.”

Baca Juga: Uang Suap untuk Wahyu Setiawan Disebut Berasal dari Hasto

Dalam kasus ini, KPK menetapkan 4 orang tersangka yaitu Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina sebagai orang kepercayaan Wahyu Setiawan dan juga mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu, Harun Masiku sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP, dan Saeful sebagai swasta.

Wahyu dan Agustiani ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sedangkan Harun dan Saeful sebagai tersangka pemberi suap.

Pemberian suap untuk Wahyu itu diduga untuk membantu Harun dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) caleg DPR terpilih dari Fraksi PDIP yang meninggal dunia yaitu Nazarudin Kiemas pada Maret 2019.

Namun dalam pleno KPU pengganti Nazarudin adalah caleg lainnya atas nama Riezky Aprilia.

Wahyu Setiawan diduga menerima duit Rp 600 juta terkait upaya memuluskan permintaan Harun Masiku untuk menjadi anggota DPR PAW. Duit suap ini diminta Wahyu Setiawan dikelola Agustiani Tio Fridelina.