Amankan Suara TPS Masing-masing Bersama Situs Kawal Pemilu

  • Bagikan

Ngelmu.co – Ainun Najib adalah sosok yang menggagas situs kawalpemilu.org, bersama rekan-rekannya yang berasal dari Singapura, Amerika Serikat, Australia, dan Belanda, ia mulai memikirkan untuk mendirikan situs tersebut.

Bersama Ruly Achdiat, Ainun dengan rekannya yang lain (Felix Halim, Andrian Kurniady, Ilham WK, dan Fajran Iman Rusadi), membuat situs ini tak lebih dari tiga hari. Semua proses berjalan lancar, kecuali saat pembuatan database, sedikit memakan waktu.

Tahun 2014 lalu, Kawal Pemilu mengambil sumber data dari dokumen C1 yang sudah lebih dulu diunggah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), di situs www.kpu.go.id.

Dan hasil penghitungan kawalpemilu.org di tahun 2014, terbukti tak berbeda jauh dengan hasil rekapitulasi KPU. Jika KPU merilis Prabowo-Hatta mendapat 47,05 persen dan Jokowi-JK 52,95 persen. Situs kawalpemilu.org merilis Prabowo-Hatta mendapat 46,84 persen suara, dan Jokowi-JK 53,15 persen.

Atau bisa dibilang, Kawal Pemilu berhasil menabulasi 97 persen TPS, dengan perbedaan hasil hanya 0,14 persen dengan KPU. Dengan data tabulasi yang mereka unggah dan perbarui pada servernya, setiap kurang lebih sepuluh menit sekali.

Di Pemilu 2019 ini, Kawal Pemilu kembali memutuskan untuk ikut turun tangan. Namun, berbeda dari 2014, kini mereka menggunakan metode penghitungan yang baru. Tak lagi menghitung hasil dari unggahan scan sertifikat C1 yang dilansir situs KPU, kini Kawal Pemilu memiliki basis relawan yang bisa mengunggah hasil C1 plano mereka secara mandiri, atau disebut dengan proyek urun daya (crowdsourcing).

Situs tersebut merupakan mitra dari Netgrit (Network for Democracy and Electoral Integrity) dalam gerakan KawalPemilu-Jaga Suara 2019. Kemitraan itu pun sudah dinyatakan resmi terakreditasi oleh Bawalsu RI. Dan semua informasi pada situs kawalpemilu.org, dipublikasikan dengan maksud baik, yakni sebagai informasi untuk publik.

Pihaknya juga mengatakan akan terus berupaya semaksimal mungkin, untuk memeriksa akurasi foto-foto yang masuk, serta data yang telah diverifikasi dengan cermat. Sehingga publik bisa melihat foto-foto yang telah divalidasi, untuk kemudian dikoreksi dengan bukti foto yang mereka ambil sendiri di TPS masing-masing, untuk verifikasi ulang.

Kawal Pemilu juga mengajak semua warga untuk ikut serta memastikan suara rakyat di Pemilu 2019 tidak dicurangi, dengan menjaganya bersama. Sebab, peran masyarakat dinilai sangat penting. Warga setempat adalah sebenar-benarnya penyelamat suara untuk wilayahnya.

Dan kamu juga bisa ikutan dengan login di sini

  • Bagikan
ngelmu.co