Ramai Hina TNI, Ramai Minta Maaf!

Diposting pada 88 views

Ngelmu.co – Kemarin siang, beredar viral video baku hantam antara Bimantoro dengan anggota TNI karena membuang sampah sembarangan meminta maaf. Permintaan maaf itu ditujukannya pada TNI, khususnya TNI AL.

“Saya turut meminta maaf untuk semua institusi TNI yang dirugikan spesialnya untuk TNI AL,” kata Bimantoro di Polres Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017).

Bimantoro merasa bersalah atas perbuatannya. Dia juga menyampaikan permintaan maafnya pada anggota TNI AL, Lettu Satrio, yang terlibat baku hantam dengannya.

“Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut saya juga minta maaf untuk lubuk hati saya yang paling dalam saya mau minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung dan Bapak Satrio sendiri untuk kerugian sendiri saya minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk semua institusi TNI dan terlibat untuk kasus ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Lettu Satrio melaporkan Bimantoro ke Polsek Pulogadung setelah baku hantam dengan Bimantoro. Mereka berkelahi karena awalnya Bimantoro yang mengendarai mobil membuang sampah sembarangan dan mengenai istri Satrio.

***

Belum lama juga pada akun twitter @andre_jyd menuliskan tweet provokasi dengan mengatakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak ada gunanya dan layak untuk dibubarkan.

“TNI GK GUNA, lagian indo jg gak pernah perang buat apa ada TNI” tweet akun @andre_jyd.

Selain itu akun @andre_jyd juga menuliskan tweet “lah kalo aparat gitu ke rakyat lu mau apa?? Dr pda bentrok mending dibubarin aja tu TNI”.

Selang beberapa saat beberapa anggota TNI kemudian melacak keberadaan pemilik akun @andre_jyd dan akhirnya berhasil ditemukan.

“Saya jauh-jauh datang dari Jabung nyari kamu tok, kamu kira TNI itu pengecut, pengorbanan kami itu jauh lebih besar dari pada kamu” tegas salah seorang anggota TNI.

Saat didatangi anggota TNI, pemilik akun @andre_jyd menangis ketakutan dan minta ampun atas apa yang sudah ditulisnya melalui akun twitternya.

Detik-detik saat anggota TNI mendatangi pemilik akun @andre_jyd berhasil terekam video dan viral di media sosial pada hari kamis(12/10/2017).

Sementara akun twitter @andre_jyd sudah dihapus dan statusnya “Sorry, that page doesn’t exist!”.

Usai beberapa jam peristiwa kedatangan beberapa anggota TNI tersebut, Andre kembali mengunggah sebuah foto yang berkaitan dengan TNI.

Dalam unggahan foto tersebut, nampak Andre memegang selembar kertas putih yang telah ditulisi.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh personil instansi TNI atas kata-kata saya. Saya menyesali perbuatan saya tersebut dan tak akan mengulanginya lagi.”

Di akhir pernyataan itu, Andre menutup pernyataan dengan memberikan tanda tangan.

***

Pemilik akun Yolanda Chandra akhirnya meminta maaf setelah membuat postingan yang menyebut anggota TNI bang*at.

Yolanda mengaku menyesal telah memposting kalimat yang melecehkan TNI. Ia juga tak menyangka postingannya bakal heboh dan membuatnya dibully di medsos.

“Kepada semua khalayak ramai med sos saya Yolanda Merrylia Chandra dengan ini meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua khalayak ramai yang tersinggung dengan postingan saya terakhir di wall facebook saya,” tulis Yolanda Chandra di akun Facebook pribadinya.

“Saya menyesal telah memposting kalimat yang menjekkan TNI. Ada pun saya tidak menyangka perbuatan saya akan mengakibatkan bully yang begitu besar,” tambahnya.

Sebelumnya, Yolanda mengomentari video perkelahian Bimantoro (26) dan anggota TNI di tengah jalan di Rawamangun, Jakarta. Yolanda menyalahkan anggota TNI dan menyamakannya dengan binatang.

“Aduuhh baru jadi TNI aja sifatnya kayak ba**sat. ya orang mah gak sengaja kali buang sampah. Ceweknya si TNI aja yg lagi sial kena sampahnya hahaha. Sok2 an suruh turun mobil. Anj**k bener tu sok jago,” tulisnya.

Postingan itu membuat netizen marah. Warganet ramai-ramai menyerang Yolanda. Bahkan, beberapa akun yang kebetulan namanya sama tapi orangnya berbeda, tak luput dari serbuan netizen.

***

Sepertinya beberapa waktu belakangan ini, TNI sedang menghadapi banyak hinaan dan hujatan. Beragam tindakan ataupun unggaham di media sosial yang melecehkan TNI.

Walaupun banyak ujian yang mendera TNI, insha Allah rakyat selalu bersama dengan TNI. Hal itu dibuktikan dengan sigapnya masyarakat luas yang langsung membela TNI yang menerima perlakuan yang tidak menyenangkan. Sehingga para tersangka pelecehan ataupun hinaan yang ditujukan kepada TNI bisa segera  meminta maaf karena diserang balik oleh rakyat yang mencintai TNI.